Pererat Silaturahmi, Untad Langsungkan Buka Puasa Bersama Dengan Polda Sulteng

Ket Foto: Sambutan Prof Mahfudz dalam acara buka bersama Polda Sulteng (Foto: dok Nabila/MT)

(Selasa, 21/05) – Dalam rangka meningkatkan silaturahmi, Universitas Tadulako menggelar buka bersama dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, dengan mengangkat tema “Memaknai Spirit Ramadhan Untuk Sulawesi Tengah Yang Kondusif Pasca Pemilu”. Bertempat di Gedung Media Center Untad Lantai II, acara dihadiri oleh seluruh civitas akademika, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga tingkat Universitas dan Fakultas.

Prof Dr Ir Mahfudz MP, selaku Rektor Untad membuka acara dengan menyampaikan sambutan berupa apresiasi yang mendalam atas kepedulian pihak Polda Sulawesi Tengah yang telah menghadiri acara buka puasa bersama di Universitas Tadulako.

“Suatu kebanggaan bagi kami, civitas akademika atas kepedulian bapak Kapolda yang telah menyempatkan hadir di acara buka bersama ini, kami berharap momen ini dapat mempererat silaturahmi antara Polda Sulteng dan Universitas Tadulako,” ungkapnya.

Selanjutnya Prof Mahfudz menuturkan bahwa dalam momentum Ramadan, yang harus dilakukan adalah berlomba untuk kebaikan dan menahan diri untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu pemilu yang beredar. Rektor berharap bagi mahasiswa yang hadir pada buka puasa bersama tidak terprovokasi dalam suasana politik yang tengah hangat saat ini.

“Salah satu spirit yang harus kita lakukan adalah berlomba untuk kebaikan dan menahan diri untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu saat ini, dan bagi mahasiswa, insya Allah  tidak akan mudah terprovokasi dan tidak ada mahasiswa yang terpapar radikalisme,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto selaku Kapolda Sulteng menyampaikan bahwa acara buka bersama ini penting dilakukan karena bisa mempererat silaturahmi dan pihak Polda lebih mengenal Civitas akademika yang ada di Untad.

“Saya merasa tersanjung bisa berdiri di sini dan sengaja saya membawa kawan-kawan saya (Pejabat Polda) supaya bisa mengenal persis civitas akademik dan kalangan mahasiswa di Untad, agar bisa bersinergi dan menjalin komunikasi yang lebih,” tuturnya.

Ia berharap kepada mahasiswa untuk mementingkan akhlak disetiap urusan, karena bukan hanya kepintaran yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin, namun memerlukan mental dan akhlak yang mulia.

“Pemimpin-pemimpin kedepannya adalah kalian para mahasiswa, dan menjadi pemimpin bukan hanya kepintaran yang dibutuhkan, tetapi yang terpenting adalah akhlak dan mental kita,”tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama menjelang berbuka, yang dibawakan oleh Prof Zainal Abidin seputar memaknai Ramadan ditengah suasana pemilu. Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. NB