Sejumlah Dosen Fahutan Inisiasi Gerakan Jumat Berkah

Sabtu (08/06) – Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Tadulako (Untad) membuat program berbagi di setiap hari Jumat, yang selanjutnya dinamai “Jumat Berkah”. Kegiatan pembagian makanan kepada Jamaah Salat Jumat di Masjid Al-Fajarah Fahutan tersebut, telah berlangsung sejak Maret 2019.

Ket foto: persiapan nasi kotak oleh dosen Fahutan (dokumentasi pribadi Dr. Zulkaidha, SP.MP)

Dr Zulkaidha SP MP, salah seoarang dosen yang menginisiasi pelaksanaan Jumat berkah tersebut, menuturkan bahwa ide pelaksanaan Jumat berkah berawal dari perbincangan sederhananya bersama beberapa rekan dosennya saat bakti lingkungan di Fahutan. Selanjutnya, dana yang terkumpul setiap minggunya akan disalurkan dalam bentuk makanan yang diolah langsung oleh dosen muslimah di Fahutan.

“Ide ini berawal saat kami bakti lingkungan, cerita-cerita bagaimana dosen-dosen menyikapi bantuan-bantuan untuk korban gempa. Tiba-tiba terpikir untuk membuat Jumat berkah. Jadi, mulai saat itu, setiap Jumat kami bagikan nasi dos yang dibuat sendiri oleh dosen, kepada jamaah di mesjid Fahutan,” tutur Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fahutan itu.

Menurutnya, memberikan makanan yang diolah langsung oleh dosen, merupakan suatu kepuasan tersendiri, dibandingkan dengan memesan makanan dari luar. Karena dengan memasak sendiri, kualitas makanan yang diberikan kepada jamaah dapat lebih terjaga.

Program amal yang diinisiasi wadek bidak dan beberapa dosen Fahutan itu, dalam proses penyalurannya diserahkan kepada LPIMK Ar-Rahman. Ketua LPIMK Ar-Rahman, Dhani mengatakan bahwa ia sangat besyukur dan berterimakasih kepada para dosen di fakultasnya, yang telah menyisihkan sebagian hartanya dengan suka rela kepada Jamaah salat.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat, selain untuk meningkatkan silaturahmi antar civitas di Fahutan, juga meningkatkan jumlah jamaah salat di masjid At-Fajarah itu. Bahkan ia mengatakan hal tersebut, juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi mesjid di fakultasnya.

“Program ini sangat bagus. Hal ini dapat menarik jamaah, terutama masyarakat Fahutan, ini bisa jadi umpan agar jamaah beramai-ramai untuk salat dan insya Allah bisa istiqomah. Karena
sepanjang pengamatan saya, alhamdulillah jamaah salat Jumat semakin bertambah, hingga masjid hamipr full. Padahal biasanya tidak sebanyak itu. Terlebih setelah salat, jamaah bisa makan bersama, sehingga tali silaturahmi terus terjalin antar mahasiswa hingga dosen-dosen,” tuturnya.

Ia berharap agar kegiatan tersebut, dapat terus terlaksana, sehingga menjadi nilai tambah untuk menarik jamaah, serta menjadi amal ibadah yang bisa menjadi contoh bagi orang lain. Ia pun berharap, jumlah donatur semakin bertambah, sehingga lebih banyak orang yang bisa merasakan manfaat kegiatan tersebut. Vv