Berbekal Daun Mayana Mahasiswa FAPERTA Untad Menangkan Lomba PCTA

Ket Foto : Penyerahan hadiah lomba PCTA kepada 2 Mahasiswa Faperta (doumentasi panitia)

Mahasiswa FAPERTA Untad berhasil meraih juara 1 di Lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) tingkat Mahasiswa Sulawesi Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Organisasi  alumni PCTA di bawah naungan Kementrian Pertahanan itu, berlangsung di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, pada Sabtu (13/07).

Triyono selaku ketua panitia mangatakan bahwa produk olahan daun Mayana, karya Syalzhabillah dan Reza Anugrah itu memang sangat pantas menang dan sesuai dengan tujuan dari kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa lomba PCTA kali ini bertujuan menemukan anak-anak muda kreatif, serta mampu menciptakan karya yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Tahun ini ditujukan untuk anak-anak muda yang menciptakan karya atau membuat inovasi dalam bidang UMKM. Menurut saya produk mereka memang layak menang, karena selain sistem pertumbuhan bahan bakunya yang sangat mudah, alat yang digunakan sederhana, produknya mudah ditiru dan bahan baku mereka berbeda, kemarin hampir semua peserta bahan bakunya dari kelor,” ungkapnya.

Reza Anugrah mengatakan, bahwa sebelum membuat produknya, mereka sebelumnya telah melakukan survey awal di 3 daerah yaitu Palu, Sigi dan Donggala yang meliputi desa Tavanjuka, Tavaili, Kaluku Bula, Porame, Kabonga Besar dan Lalombi, untuk memastikan ketertarikan masyarakat terhadap produk mereka. Selain itu, sebelum mengikutkannya dalam lomba PCTA, terhadap daun Mayana sebagai bahan dasar, mereka telah melakukan kajian melalui jurnal dan analisis laboratorium untuk produk Mimika (Minuman Mayana Instan Kaya Antioksidan) itu. Ia berharap agar mereka mampu mengharumkan nama Sulteng, terutama FAPERTA Untad.

Senada dengan kawannya, Syalzhabillah juga berharap dapat memberikan yang terbaik di tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Bali (9-13/09) mendatang. Menurutnya, bukan masalah menang atau kalah, tetapi yang terpenting adalah produk yang memiliki khasiat antioksidan, antimikroba,  anthelmintik, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes dan antihistamin tersebut dapat mengangkat nama daerah.

“Harapan saya, semoga disana kami bisa berikan yang terbaik. Mau menang atau tidak, yang penting kami bisa membawa produk ini. Kami berharap produk ini bisa menjadi suatu produk ikonik dari Sulteng,” harapnya.

Dr Ir Rostiati MP berharap, agar ke-2 anak bimbingannya itu dapat menang di tingkat nasional. Ia juga berharap agar produk tersebut nantinya dapat dibuatkan hak paten dan dibeli oleh Industri besar.

Dekan Fakultas Pertanian, Dr Ir Muhardi MSi mengaku sangat bangga dan mengapresiasi prestasi mahasiswanya tersebut. Ia pun mengatakan, bahwa fakultas akan berusaha untuk memberikan dukungan dalam peningkatan produk mahasiswanya itu, sehingga mampu kembali meraih juara di tingkat nasional. Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here