Maksimalkan Kualitas Pendidikan Untad, Pusbang KSB LPPMP Nilai Pentingnya Laboratorium

Ket foto: suasana ketika berlangsung pembukaan Workshop (Foto: Fauzan/MT)

Selasa-Rabu (02-03/07), Pusbang KSB LPPMP hadirkan Workshop Optimalisasi Laboratorium/Lab Studio/Bengkel berbasis internet. Pengoptimalisasian tersebut bertujuan agar lebih meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Tadulako terkhususnya ilmu eksakta. Workshop yang dihadiri Dosen serta kepala Laboratorium, Lab Studio serta Bengkel itu bertempat di Media Center lantai 1.

Ketua LPPMP, Dr Golar SHut MSi,  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Untad. “Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari kegiatan-kegiatan yang telah di laksanakan oleh beberapa Pusbang LPPMP sebelumnya. Semua ini merupakan bentuk dari kinerja LPPMP dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Untad,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa output yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah mengoptimalkan  laboratorium yang berbasis internet.

Dr Ir H Husain Umar MP, Koordinator Pusbang KSB, menyebutkan bahwa tujuan dari kegiatan ini ialah untuk menjadikan laboratorium/ lab studio/ bengkel sebagai sumber belajar baru, sehingga hal itu dapat mengoptimalkan kualitas dari laboratorium/ lab studio/ bengkel tersebut. “Demi meningkatkan kualitas laboratorium/ lab studio/ bengkel, kita perlu menjadikan tempat-tempat tersebut sebagai sumber belajar baru bagi mahasiswa,” ucapnya.

Sementara itu, Dr Abdul Muis Mappalotteng MPd MT, dalam materinya menjelaskan bahwa sudah banyak ragam virtual lab dan aplikasi laboratorium di internet, mulai dari simulasi lab hingga manajemen lab.

“Hanya dengan lewat salah satu  situs pencarian yakni “Google”, kita sudah bisa menemukan berbagai virtual lab dengan berbagai simulasinya. Untuk sekarang aplikasi yang saya sudah siapkan untuk peserta adalah aplikasi manajemen laboratorium, penjadwalan, pengelolaan modul lab, petunjuk praktikum dan pengelolaan perlatan laboratorium,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa aplikasi simulasi praktikum yang tersedia bisa dikembangkan sendiri. Aplikasi tersebut tersedia secara online maupaun offline. “Aplikasi simulasi dan virtual lab yang tersedia secara online maupun offline itu bisa dikembangkan sendiri, dengan menggunakan aplikasi tambahan sederhana seperti Macromedia Flash. Aplikasi tersebut memungkinkan kita untuk membuat animasi dan simulasi sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, Dr Khaerudin MSi, Kepala Laboratorium Kimia Analitik, Jurusan Kimia FMIPA Untad, yang membawakan materi tentang pendahuluan laboratorium, mengatakan bahwa Laboratorium berperan sebagai penunjang pembelajaran di kelas. “Laboratorium sejatinya sebagai tempat pembelajaran untuk mengetahui fakta dari sebuah teori yang diajarkan didalam kelas,” tuturnya.

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here