Tim Untad Siap Berprestasi di NUDC Nasional 2019

Ket. Foto: Muhammad Aqshadigrama (FISIP), Diah Annisa Aprilia (FH) dan Diki Fahmi Aldi (FKIP) (Dari kiri ke kanan) (Foto: dok Narasumber)

Diah Annisa Aprilia (FH), Diki Fahmi Aldi (FKIP) dan Muhammad Aqshadigrama (FISIP) kembali berjuang dalam lomba National University Debating Championship (NUDC) 2019 tingkat nasional, di Nanizar Zaman Yoenoes Building, Universitas Airlangga, Surabaya pada Minggu-Jumat (14-19/07).

Ditemui reporter Media Tadulako, Diki menuturkan kalau tim dari Untad sudah matang dalam persiapan, serta siap dalam NUDC tingkat nasional.

“Untuk persiapan Insya Allah sudah cukup matang, karena selama ini kami focus dalam pembinaan dan juga latihan-latihan yang intensif,” tutur mahasiswa yang juga aktif dalam Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (HIMABRIS).

Diki menjelaskan dalam lomba debat NUDC di tingkat nasional akan terdiri atas dua kategori yaitu main draw dan novice, sedangkan lomba non debat terdiri atas lomba public speaking dan essay writing.

“Sistem yang digunakan tetap British Parliamentary (BP), sebagaimana yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau lomba debat antar Perguruan Tinggi dunia,” jelas Diki.

Diah Annisa menjelaskan dalam seleksi tingkat nasional akan ada 112 tim, seluruh tim berjumlah 336 orang yang terdiri atas 224 mahasiswa debaters dan 112 orang N1 adjudicators yang berasal dari wilayah I s.d wilayah XV

“Empat tim akan dikirimkan ke lomba debat tingkat Internasional. Satu tim terbaik setelah 9 babak penyisihan dan 3 tim terbaik pada Grand Final Open Draw akan diprioritaskan untuk mewakili Indonesia mengikuti debat WUDC di Bangkok, Thailand,” jelas Diah mahasiswa FH angkatan 2018.

Diah berharap agar tim Untad dapat meraih hasil yang terbaik serta semua ilmu dan pengalaman yang ia dapatkan selama pembinaan, maupun NUDC dapat ia bagikan untuk semua teman-temannya dan siapapun yang mau belajar, khususnya dalam debat bahasa Inggris.

“Tentunya saya berharap agar tim Untad dapat bersaing dengan universitas-universitas besar lainnya hingga titik darah penghabisan, serta meraih hasil yang terbaik, bisa masuk grandfinal dan membawa pulang penghargaan untuk almamater tercinta,” ungkap Diah.

Senada dengan itu Dr Aminah SPd MPd MEd selaku koordinator NUDC di tingkat Universitas berharap agar tim Untad dapat memberikan yang terbaik di seleksi tingkat wilayah dan membangkan Universitas Tadulako. Adr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here