Ketua KSE Untad 2019 siap Kembangkan Kreativitas Kader

Ket. Foto: Penyerahan jabatan oleh ketua paguyuban KSE Untad periode 2018-2019 kepada ketua terpilih periode 2019-2020 (Kiri: Fatur kanan:Fauzan) (Foto: dok. Panitia)

Karya Salemba Empat (KSE), Universitas Tadulako (Untad) siap dipimpin ketua baru Fatur Rahman Hidayat Marhas dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) periode 2019/2020, setelah terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) di ruang C14 FISIP, pada Senin (29/07).

Ditemui reporter Media Tadulako, Fatur mengungkapkan bahwa di tahun ini KSE Untad akan fokus sebagai wadah pengembangan diri dengan menjunjung nilai kekeluargaan dan kebersamaan.

“Untuk fokus tahun ini tentunya sesuai visi saya yaitu menjadikan paguyuban KSE UNTAD sebagai wadah pengembangan diri yang memiliki rasa profesionalisme tinggi, berkualitas dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan kebersamaan,” jelas Fatur.

Fatur menuturkan, kalau di tahun ini ia menginginkan adanya perubahan yang lebih baik, khususnya pada internal yang mana penguatan pada kader-kader KSE Untad.

“Ditahun ini kita juga akan membangun internal dalam hal ini penguatan kader-kader yang dimulai dari program kerja yang akan dibuat. Karena seperti yang kita ketahui kalau kader-kader KSE Untad berasal dari Fakultas yang berbeda-beda, tentunya dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda pula,” kata Fatur yang juga aktif di Kesatuan Aksi Mahasiswa Musilim Indonesia (KAMMI).

Di akhir wawancara Fatur berharap agar paguyuban KSE di tahun ini tidak jauh dari visi misi, dan mencetak alumni-alumni yang kompeten dan berkualitas.

“Saya berharap di tahun ini KSE dapat menjadi paguyuban yang menjadi wadah kader-kader dari berbagai disiplin ilmu mengembangkan kreativitas mereka dari disiplin ilmu mereka masing-masing, menjadi lebih baik, mandiri, dan kekeluargaannya makin erat serta mencetak alumni-alumni yang kompeten, berkualitas dan mampu mewujudkan cita-cita Yayasan KSE,” tutur Fatur.

Silvera selaku bendahara Paguyuban KSE 2018-2019 berharap agar kedepannya paguyuban KSE Untad dapat dijadikan tempat belajar sekaligus mengamalkan pancasila.

“Harapan saya kedepannya paguyuban ini dapat dijadikan tempat belajar dan belajar, sekaligus mengamalkan pancasila. Saya berharap agar setiap beswan dapat menumbuhkan semangat berpaguyuban dan mencoba menjadi manusia yang lebih bermanfaat lagi bagi orang lain,” tutup Silvera. Adr