Mahasiswa Arsitektur Laporkan Hasil KKL

Ket. Foto: Pembukaan seminar KKL oleh ketua jurusan S1 Arsitektur Dr Fuad Zubaidi ST MSc (Foto: dok. Panitia)

Senin (22/07) – Bertempat di gedung Senat FATEK pada Mahasiswa angkatan 2016 Jurusan S1 Arsitektur, Fakultas Teknik (FATEK), Universitas Tadulako (Untad), paparkan hasil Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melalui seminar setelah selesai melaksanakan KKL, di Surabaya dan Yogyakarta pada bulan Maret.

Dalam sambutannya pada pembukaan seminar, ketua jurusan S1 Arsitektur, Dr Fuad Zubaidi ST MSc mengapresiasi mahasiswa angkatan 2016 yang sudah melaksanakan kegiatan seminar dan KKL.

“Apresiasi saya pada mahasiswa angkatan 2016 yang sudah berhasil membuat kegiatan seminar KKL, sebagai hasil implementasi dari apa yang telah di dapatkan selama KKL, dan juga menyelesaikan KKL kurang lebih selama satu minggu di Surabaya dan Yogyakarta,” ujarnya.

Dr fuad Zubaidi berharap agar hasil dari kegiatan seminar baik dalam bentuk poster, maupun laporan bisa lebih di maksimalkan. Ke depannya, komunikasi dosen pembimbing dan pihak prodi perlu ditingkatkan lagi sebelum KKL.

“Harapan saya agar implementasi dari kegiatan ini bisa lebih dimaksimalkan, dan kedepannya sebelum KKL bisa dikomunikasi ke prodi maupun dosen pembimbing agar dapat diberi saran untuk tempat-tempat yang dapat dipelajari infrastrukturnya, serta memperbanyak link kerjasama,” jelas Haryadi Salenda SPd T MSc.

Ditemui reporter media Tadulako, ketua panitia kegiatan seminar KKL, Naskur menjelaskan kalau dalam pelaksanaan KKL, kota Surabaya menjadi tujuan dalam mengekspos desain-desain bangunan yang ada di sana. Sedangkan Yogyakarta merupakan kota istimewa sebagai objek wisata.

“Di Surabaya kami mendapatkan kesempatan berkunjung ke CV. Andyrahman, yang merupakan perusahaan dengan desain bangunan yang mengekspos batu bata yang karya-karyanya popular di Indonesia, sehingga menjadi pembelajaran baru bagi kami sebagai calon arsitek,” jelas Naskur.

Naskur berharap ilmu yang didapatkan selama KKL dapat diterapkan di kota Palu serta menambah wawasan mahasiswa arsitektur Tadulako.

“Harapannya agar ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan dapat di implementasikan di kota Palu, melihat pendapatan di kota Palu hanya ada dua yaitu sektor jasa dan wisata. Sehingga kedepannya kota Palu dapat menjadi kota yang kaya akan objek wisata,” tutup Naskur. Adr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here