Mengguggah Kepedulian Mahasiswa, FKIP Kumpulkan Sembako bagi Korban Pasigala

Ket. Foto: Ketua Panitia PKKMB 2019 Dr Kasmuddin Mustapa MPd

Dalam penutupan rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) 2019 mengumpulkan sembako bagi korban bencana Pasigala di Hunian Sementara (Huntara), pada Senin s.d Selasa (19-20/08).

Ditemui reporter Media Tadulako, Dr Kasmuddin Mustapa MPd selaku ketua panitia PKKMB 2019, mengungkapkan bahwa tujuan dari pengumpulan sembako adalah mencoba menguggah simpati rasa sosial dan kepedulian terhadap orang-orang sekitar.

“Kita mencoba menggugah hati teman-teman mahasiswa baru, melihat kondisi lingkungan pasca bencana 28 September, dan kepedulian itu mulai kita bangkitkan sejak dini, lewat pengumpulan bahan sembako yang kemudian akan kita salurkan ke tempat-tempat pengungsian,” jelas Dr Kasmuddin.

Ketua panitia PKKMB FKIP 2019 menjelaskan bahwa sembako yang dikumpulkan yaitu beras, mie instant, telur dan juga kacang hijau.

“Dalam pengumpulan sembako kita tidak memaksakan setiap individu untuk mengumpulkan sembako, terlebih untuk mahasiswa yang masih tinggal di huntara. Buat mereka maba 2019 yang masih tinggal di huntara juga akan kami beri santunan,” tuturnya.

Setelah pengumpulan ada delapan karung beras dan telur kurang lebih dua ratus butir. Seluruh sembako yang terkumpul akan diantar di huntara daerah Tondo, dan Mamboro.

“Pada minggu ketiga bulan September akan kami antarkan seluruh donasi yang ada bersama pimpinan fakultas, di huntara yang ada di Kelurahan Tondo maupun Mamboro,” paparnya.

Diakhir wawancara ia berharap agar seluruh sembako yang terkumpul dapat bermanfaat dan menjadi berkah baik untuk warga huntara maupun seluruh Maba yang mengumpulkan.

“Tentunya saya berharap agar sembako yang akan kami sumbangkan dapat meringankan beban masyarakat yang berada di huntara, dan menjadi berkah buat semua mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan sembako,” ujar Kasmuddin.

Zinidin Zidan salah satu Maba Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa adanya pengumpulan sembako merupakan hal positif yang tentunya dapat menambah rasa simpati dan kepedulian Mahasiswa.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini ke depannya kami sebagai mahasiswa dapat menjadi pelaku kebaikan yang peduli dengan lingkungan sekitarnya,” tutup Zidan. Adr