Open Recruitment Media Tadulako Lewati 3 Tahap Seleksi

Ket. Foto: Peserta saat praktik menulis berita didampingi Reporter MT (Foto: dok. Panitia)

Media Tadulako (MT) menerima 13 Reporter Baru melalui 3 tahapan. Tahapan tersebut meliputi verifikasi berkas, wawancara, dan pelatihan, yang dikemas dalam kegiatan Open Recruitment dan Pelatihan Jurnalistik Dasar Media Tadulako, pada Sabtu s.d Minggu (07-08/09) di ruang Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Pimpinan Umum Media Tadulako (MT), Dr Muhammad Khairil SAg MSi, dalam sesi sharing terkait sejarah MT, ia menyampaikan bahwa MT membangun kerjasama dan kekompakan dalam bekerja sama tim. Selain itu, MT juga dibentuk dengan silahturahmi yang sangat kuat.

“Selain diajar kekompakan dan kerja sama, di MT juga memiliki hubungan silahturahmi yang harmonis dan kuat baik antar sesama reporter maupun reporter dan pimpinan. Karenanya saya berharap para reporter yang terpilih nanti dapat menambah pengalaman, dan juga merasa nyaman di MT,” jelasnya.

Sementara itu Ahmad Fauzan Tambuak, selaku ketua panitia, mengatakan bahwa konsep Open Recruitment (Oprec) yang dilaksanakan tahun ini berbeda dari tahun terakhir, di tahun 2017.

“Tahun ini, kami menyeleksi Reporter baru melalui 3 tahap. Kalau 2 tahun lalu, di tahun 2017 dan tahun-tahun belakangan kami hanya 1 kali melakukan kegiatan. Setiap orang yang mendaftar sudah pasti mengikuti pelatihan jurnalistik, dan nantinya akan langsung diterima di MT. tahun ini 3 tahapan itu berlangsung sejak tanggal 25 Agustus hingga 8 September. Sementara tahun 2018, tidak ada oprec karena MT tidak setiap tahun melakukan opres, karena sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ojan, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa alasan dilakukannya seleksi pada tiga tahap tersebut, agar reporter yang bergabung nantinya merupakan reporter yang serius dan mampu mengemban tugas dan tanggung jawab saat berada di MT.

“Untuk mengantisipasi adanya reporter yang hanya ikut-ikut tanpa adanya niatan bergabung, maka kami mengubah konsep perekrutan dengan mengadakan tahap seleksi, karena selama ini reporter yang bertahan itu hanya sekitar 20 % dari total keseluruhan saat mendaftar. Dengan 3 tahap itu, harapannya para pendaftar atau reporter baru nanti tidak timbul tenggelam dalam berproses di MT, apalagi sampai mundur tanpa berita,” tambah Ojan.

Ia melanjutkan bahwa peserta yang berhasil lolos menjadi reporter Media Tadulako sebanyak 13 peserta, dengan melewati pelatihan selama 2 hari dimana hari pertama sesi teori dan hari kedua sesi praktek. “Selain melakukan 3 tahap seleksi, kami juga agendakan di hari kedua untuk praktek di lapangan, dengan dibekali melalui materi Dasardasar Jurnalistik, Fotografi Jurnalistik, serta pengenalan dengan MT. Di hari kedua, peserta berkunjung pada salah seorang wartawan senior, Mahful Haruna SPd I, di sekretariat PWI Sulawesi Tengah. Selanjutnya calon reporter diberikan tugas melakukan liputan sederhana di sekitaran kompleks pertokoan Hasanuddin,” tuturnya. AFT

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here