Pentingnya Penggunaan Media Dalam Promosi Kesehatan, Mahasiswa FKM Langsungkan Workshop

Ket. Foto: Suasana pembukaan workshop (Foto: dok. Panitia Penyelenggara)

(Sabtu, 14/09) – Mahasiswa Promosi Kesehatan Angkatan 2016, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) menggelar workshop bertemakan “Sinergi Kreatifitas dan Kualitas Diri Dalam Upaya Preventif Promotif Kesehatan”.

Bertempat di Gedung BTK 3 FKM, kegiatan pembukaan workshop dihadiri oleh mahasiswa peminatan promosi kesehatan angkatan 2017. Kegiatan itu dibuka oleh Sadli Syam SKm MKes mewakili ketua peminatan Promosi kesehatan.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Sadli menyampaikan hal yang mendasari diadakannya workshop karena melihat di zaman modern ini, dalam dunia promosi kesehatan pengetahuan akan penggunaan media sangat diperlukan oleh agen-agen kesehatan dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

“Di era Industri 4.0 ini pengetahuan akan penggunaan media sangat penting dalam mempromosikan kesehatan pada publik, maka dari itu pentingnya mempelajari penggunaan media ini.  Mengingat kalian lah yang akan menjadi ujung tombak kesehatan di masa mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah meningkatkan skill serta pengetahuan mahasiswa promosi kesehatan dalam penggunaan aplikasi yang tidak mereka dapatkan di kelas, serta sebagai ajang silahturahmi dan mempererat kekeluargaan  antara mahasiswa senior dan junior di peminatan promosi kesehatan tersebut.

“Tujuan dari workshop ini ada dua, pertama kita ingin meningkatkan skill penggunaan aplikasi seperti corel draw untuk desain, adobe premiere untuk mengedit video, serta berbagai aplikasi lain yang penting dalam promosi kesehatan. Dan yang kedua sebagai ajang silahturahmi antar mahasiswa senior dan junior. Tentu ini sangat penting, karena di peminatan ini nilai kekeluargaan sangat kami junjung tinggi,” ungkapnya.

Rusdianto, selaku ketua panitia dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwasanya setelah penerimaan materi para peserta akan diminta membuat projek tentang promosi kesehatan dan hasilnya akan ditampilkan langsung pada masyarakat desa Oloboju, Kab. Sigi pada 21 September.

“Jadi bukan hanya materi dalam ruangan saja yang akan mereka terima, tapi kita juga akan mempraktekan materi tersebut dalam sebuah projek dan projek tersebut akan langsung kita tampilkan pada masyarakat di Oloboju di tanggal 21 september,” jelas Rusdianto. AW

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here