KSE Untad Gagas Inovasi Energi Anak Bangsa

Ket. Foto: Pemberian materi dalam seminar LKTI oleh Jaya Rahardi SSi MSi (Foto: Rijal/ MT)

Penguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Untad mengagagas tema “Inovasi Energi Anak Bangsa” dalam seminar puncak pelaksanaan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diikuti oleh 11 tim peserta dari 6 sekolah se-Sulawesi Tengah di Aula Inspektorat Provinsi Sulteng, pada Sabtu (22/09).

 

LKTI tersebut merupakan sarana dalam pengembangan potensi yang dimiliki oleh para siswa dalam bidang Karya Tulis Ilmiah. Hal ini dituturkan Fatur Rahman Hidayat Marhas, Ketua KSE Untad.

“LKTI ini akan menjadi wadah pengembangan soft skills bagi adik-adik peserta, yang kemudian akan mengasah keahlian atau bakat dalam Karya Tulis Ilmiah. Sehingga akan menghasilkan generasi yang akan mewakili Sulawesi Tengah,” ungkap Fatur

Jaya Rahardi SSi MSi, Peneliti Untad yang menekuni penelitian-penelitian tentang energi terbarukan sebagai narasumber dalam seminar tersebut mengatakan energi tidak  terlepas dalam kehidupan manusia. Energi tidak akan habis dan sangat dibutuhkan sebagai kebutuhan kelangsungan hidup.

“Energi adalah kebutuhan dasar dalam kehidupan di bumi ini, terlebih dengan kekayaan alam yang kita miliki, dan merupakan kebutuhan dasar kita sehari-hari yang banyak dimanfaatankan pada berbagai bidang,” jelasnya.

Jaya Rahardi menyarankan untuk peserta agar mencari masalah yang ada dilingkungan sekitar, lalu menjadikan potensi energi yang ada di daerah sebagai sumber inovasi.

“Misalnya pemanfaatan sampah atau limbah, bagaimana agar gas yang terkandung pada sampah bisa diinovasikan menjadi energi terbarukan. Sehingga bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Selaku ketua panitia, Jumarsono menerangkan LKTI  dilaksanakan karena melihat kurangnya inovasi untuk pengembangan energi terbarukan. Ia juga berharap  banyak inovasi yang lahir setelah kegiatan LKTI ini.

“Kami melihat karya-karya inovasi anak bangsa saat ini masih sangat kurang, terlebih jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan motivasi dan keyakinan pada kita untuk dapat berinovasi menghasilkan karya-karya yang bermafaat untuk negeri,” harap Jumarsono.

Tidak hanya di Untad, Lomba Karya Tulis Ilmiah ini juga dilaksanakan serentak oleh Paguyuban KSE di 32 Universitas Negeri yang ada di Indonesia. RR

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here