Tingkatkan Kepedulian Pada Lingkungan, Mapala Lalimpala FKIP Untad Laksanakan Penanaman Mangrove

Ket. Foto: Proses penanaman bibit bakau (Foto: dok. Narasumber)

Dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir pantai, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Lalimpala, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Tadulako (Untad), melaksanakan penanaman bibit pohon bakau di Kecamatan Tawaeli, Kelurahan Baiya, pada Sabtu (28/09).

Ditemui reporter Media Tadulako, Rozikin (2016) mengungkapkan bahwa lokasi penanaman dipilih karena kondisi pesisir pantain yang substratnya berlumpur dan memiliki muara. Sementara itu, bibit bakau yang mereka tanam, merupakan donasi dari Mapala Wirasanggulira Parigi.

“Menurut kami, lokasi tersebut cocok untuk ditanami bibit mangrove. Karena pesisir pantai Baiya memiliki substrat yang berlumpur dan memiliki muara pertemuan air tawar dan air asin, yang sangat berpengaruh untuk pertumbuhan bibit bakau menjadi lebih cepat, khususnya untuk jenis Rhizopoda,” jelas Rozikin.

Dalam kegiatan itu Rozikin menuturkan, bahwa peserta penanaman bibit bakau tak hanya berasal dari anggota Mapala Lalimpala, tetapi juga masyarakat Kelurahan Baiya, delegasi lembaga-lembaga FKIP dan semua anggota Mapala se-Universitas Tadulako.

“Sebelum kegiatan dilangsungkan, kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang manfaat pohon bakau dalam menjaga ekosistem pesisir pantai. Selain itu kami juga mengundang teman-teman lembaga se-FKIP untuk turut berpartisipasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.

Rozikin menjelaskan bahwa, ke depannya Mapala Lalimpala akan terus berusaha untuk memfasilitasi masyarakat tentang undang-undang merusak ekosistem pantai.

“Sebagai bentuk follow up, kami akan usahakan untuk memfasilitasi tentang undang-undang dalam merusak ekosistem pantai. Karena melihat kondisi masyarakat yang masih kurang aware, juga salah satu upaya dalam pelestarian bibit pohon bakau,” jelasnya.

Nuralia Herman, salah satu anggota Mapala Lalimpala yang mengikuti kegiatan penanaman bakau tersebut berharap agar ke depannya mahasiswa maupun masyarakat setempat dapat terus turut terlibat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir pantai.

“Saya berharap agar kesadaran mahasiswa dan masyarakat tidak hanya pada kegiatan ini, tetapi terus menerus khususnya dalam menjaga kelestarian ekosistem dari pesisir pantai, dengan mengurangi penggunaan plastik dan pembuangan limbah plastik ke laut,” tutupnya. Adr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here