PGPAUD FKIP Untad Laksanakan Seminar Nasional

Ket. Foto: Dr Yuliana saat memaparkan materi (Foto: Rani/MT)

Kamis (14/11) – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad), laksanakan Seminar Nasonal bertajuk, “Integrasi Pembelajaran 4C Sebagai Softskill di Era Industri 4.0”. Kegiatan dipusatkan di gedung Theater Room Untad.

Dr Yuliana Nurani MPd hadir sebagai pembicara tunggal dalam seminar setelah sebelumnya terjadwal akan disandingkan dengan Anies Baswedan dan Hidayat Lamakarate. Doktor Yuliana merupakan penulis buku PAUD serta dosen di Universitas Negeri Jakatarta (UNJ).

Hadir mewakili Rektor, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr H Anshari Syafar MSc, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada penyelenggara. Menurutnya pelaksanaan ini merupakan aplikasi dari tema kegiatan itu sendiri.

“Yang saya hormati, ketua panitia beserta jajarannya yang telah berusaha mengadakan kegiatan ini, seminar nasional. Terima kasih, applause buat mereka. Jadi kalau saya melihat, ini adalah salah satu aplikasi dari 4C. C yang mana? C yang pertama dan kedua yaitu Communication and Colaboration, kan begitu,” ujarnya.

Kegiatan yang salah satu tujuannya adalah pemerolehan ilmu dan wawasan mengenai integrasi pembelajaran 4C sebagai kompetensi softskill di era industri 4.0, termasuk aplikasi keterampilan 4C dalam 6 bidang pengembangan di PAUD, dihadiri lebih dari 400 peserta. Peserta tersebut merupakan Kepala-kepala Sekolah, Pengawas, Guru dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah (Sulteng), Dosen dan Mahasiswa.

Shofiyanti Nur Zuama SPsi MSi selaku ketua pelaksana, berharap pembelajaran 4C benar-benar diaplikasikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Selain itu, materi yang didapatkan dalam seminar ini dapat diterapkan dalam 6 bidang pengembangan PAUD.

“Harapan saya dalam kegiatan seminar ini adalah agar para alumni, Kepala Sekolah, Pengawas, Guru-guru, Dosen dan Mahasiswa dapat mengintegrasikan pembelajaran 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creativity and Inovation) di dalam kelas maupun di luar kelas yang berpusat pada anak, dan sebagai strategi pengembangan softskill di era industri 4.0. selain itu, harapannya peserta menerapkannya dalam 6 bidang pengembangan PAUD, yaitu aspek fisik motorik, kognitif, bahasa, emosi sosial, nilai agama dan moral, dan Seni,” harap  Shofiyanti.

Shofiyanti menambahkan bahwa seminar  ini mempersiapkan generasi guru yang siap bersaing, menguasai IT dan berbagai perangkat pembelajaran yang menarik, tangguh, dan dapat menjadi model penggerak bagi lingkungan sekitarnya.

Seminar sehari ini turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan para murid dari 2 Taman Kanak-kanak. Para penampil berasal dari TK Putra Kaili Permata Bangsa dan TK Negeri Pembina Palu Utara. RAM