Wisuda Angkatan 99, Rektor Untad Beri Beasiswa S2 pada Wisudawan Terbaik

Ket. Foto: Nunung Jumiati Paja saat diminta oleh Rektor berdiri di depan para wisudawan dan orang tua wisudawan (Foto: Ryan Muhamad, S.Ak / Humas Untad)

Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Dr Ir Mahfudz MP apresiasi berupa beasiswa S2 di Untad pada wisudawan terbaik tingkat universitas, Nunung Jumiati Paja dengan IPK 3,89 (Fakultas Ekonomi, 3 tahun 11 bulan 26 hari).  Moment itu disampaikan Rektor Untad pada wisuda Untad angkatan 99, pada Kamis (31/10) di Aula Fakultas Kedokteran.

Selain Nunung Jumiati Paja, wisuda yang diikuti 920 wisudawan tersebut, terdapat beberapa wisudawan berprestasi lainnya, diantaranya Nurlita Anggraini Muhtar dengan IPK 3,89 sebagai wisudawan terbaik tingkat profesi dokter, Ratman dengan IPK 3,97 sebagai wisudawan terbaik tingkat doktoral dan Syarifuddin dengan IPK 3,98 sebagai wisudawan terbaik tingkat magister.

Dalam sambutannya, Rektor Untad berharap setelah prosesi wisuda, seluruh alumni dapat mendukung Tracer Study system melalui pengisian data, sebagai upaya memperoleh input kesesuaian proses pendidikan di Untad dengan realitas dunia kerja para alumni. Ia menyampaikan, guna memperluas jaringan kerja sama, terutama bagi alumni, Untad telah menjalin beberapa MoU melalui kontrak-kontrak kerjasama rekruitment bagi alumni UNTAD di sejumlah  perusahaan terkemuka.

Ia berharap para alumni dapat memberi sumbangsi dalam pembangunan bangsa. Olehnya ia meminta agar alumni Untad, tetap bersemangat belajar guna merespons perkembangan digitalisasi. Ia melanjutkan, untuk mendukung hal tersebut, Untad telah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan kompetensi calon alumninya melalui salah satu Pusat Pengembangan di LPPMP, yaitu  Pusat Bimbingan Karir, Kewirausahaan, Tracer Study, dan Bursa Kerja Khusus (BIMWITRA BKK).

“Banggalah menjadi Tadulako-tadulako muda yang akan berkontribusi dan berpartisipasi aktif di dalam pembangunan bangsa. Teruslah belajar dan belajar, serta mengisi diri kalian, terutama dalam merespons era digital. Kini tidak ada alasan bagi kalian untuk buta terhadap teknologi digital bila ingin tetap eksis,” tandasnya.

Dr Ir B E Somba MSc, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sulawesi Tengah (Sulteng),  mewakili Gubernur Sulteng Drs H. Longki Djanggola MSi selaku ketua Dewan kehormatan dan Dewan Penyantun Untad, menyampaikan bahwa untuk menyesuaikan diri dengan hadirnya revolusi industri 4.0, Untad diharapkan mampu menjadi media pendukung dalam pembangunan industri. Ia pun berharap agar alumni Untad dapat mempersiapkan diri, guna menghadapi berbagai tantangan di era digital ini.

“Diharapkan Untad sebagai salah 1 Perguruan Tinggi di Indonesia mampu melakukan penyesuaian peran, strategi, orientasi dan tata kelola kampus, sebagai katalisator pembangunan industri digital melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian. Saat ini, 3/4 profesi pekerjaan kaum milenial sangat menuntut pemahaman dan penguasaan teknologi, khususnya Internet of things, sehingga diharapkan juga wisudawan angkatan 99, siap menghadapi tantangan digital dan memiliki bakat digital,” harapnya. Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here