Hasilkan output yang berkompetensi, Jurusan Akuntansi FEB Untad gelar Workshop Penyusunan Kurikulum

Ket. Foto: Foto bersama Pemateri dan Panitia Penyelenggara (Foto: Awan Afrialdi/MT)

Tingkatkan kompetensi lulusan S1 Akuntasi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) gelar workshop penyusunan kurikulum bertajuk “Revitalisasi Kurikulum Prodi S1 Akuntansi Berbasis Revolusi Industri 4.0”, pada Jumat s.d Sabtu (29-30/10) bertempat di Gedung IT Centre Untad.

Workshop yang berlangsung dua hari tersebut menghadirkan Associate Professor Jurusan Akuntansi FEB Universitas Gadjah Mada (UGM), Syaiful Ali MIS PhD CA sebagai pemateri. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dekan FEB Untad, Dr Muhtar Lutfi SE MSi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah momen yang tepat untuk menyahuti tuntutan zaman yang berkembang begitu cepat.

“Tentu ini momen yang sangat baik untuk menyahuti tuntutan ke depan, khususnya untuk output  jurusan akuntansi. Kita harus selalu melakukan sesuatu yang terbaru untuk menjawab perubahan yang begitu cepat di era ini, khususnya di revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perguruan tinggi haruslah bisa menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu bersaing dan mengikuti perkembangan zaman, maka dari itu pembenahan kurikulum penting dilakukan untuk menjawab persoalan tersebut.

“Perkembangan iptek sudah berada di era 4.0, itu merupakan tantangan yang tidak mudah, khususnya kita yang berada diperguruan tinggi. tugas kita sekarang adalah menghasilkan output yang benar-benar memiliki kemampuan untuk menjawab semua tantangan perubahan yang begitu cepat. Maka dari itu kita harus melakukan perubahan secara revitalisasi, kita akan memulai dari diri kita dan kemudian pembenanahan kurikulum,” ungkap Dekan FEB Untad tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Jurusan Akuntasi FEB Untad, Dr Muhammad Din SE MSi Ak menutukan bahwa sebelumnya sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya meningkatkan mutu dan kompetensi lulusan Jurusan Akuntasi FEB Untad.

“Kami sudah mencoba untuk merintis lembaga sertifikasi profesi untuk peningkatan kompentensi lulusan mahasiswa akuntansi, kami juga sudah melakukan beberapa kegiatan yang terkait dengan penjaminan mutu di Jurusan Akuntansi, dan sekarang diikuti dengan kegiatan ini untuk mendesain kembali kurikulum  S1 Akuntansi,” tuturnya.

Dalam materinya, Syaiful Ali MIS PhD CA mengatakan perubahan kurikulum adalah hal yang penting untuk mengantisipasi perubahan yang akan terjadi di masa depan, sehingga semua pihak yang ada di perguruan tinggi harus bersifat pro aktif dalam melihat persoalan ini. AW