Memasuki Usia ke 30 tahun, Prodi Pendidikan Fisika Adakan Seminar

Ket. Foto: Koordianator Prodi Pendidikan Fisika Dr Sahrul Saehana MSi dalam sambutannya (Foto: dok. Panitia)

Program studi (Prodi) Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Tadulako, adakan Seminar Nasional bertajuk “3 Dekade Program Studi Pendidikan Fisika Perkuat Potensi 5C++ untuk Mewujudkan Guru Profesional di Era Disrupsi” bertempat di Theater Room, pada Sabtu (23/11).

Prof Dr Parlindungan Sinaga MSi selaku Guru Besar Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Prof Dr Ing Mitra Djamal selaku Guru Besar Fisika, Institut Teknologi Bandung dihadirkan sebagai pembicara.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kuliah tamu pada Desember mendatang, dengan dihadiri oleh civitas akademika Untad, mahasiswa prodi pendidikan Fisika serta peserta dari luar Untad,” jelas Mohammad Jarnawi SPd MPd selaku ketua panitia.

Jarnawi mengungkapkan, bahwa selain seminar, diakhir acara akan diadakan pembentukan pengurus Himpunan Fisika Indonesia (HFI) cabang Sulawesi Tengah (Sulteng), serta penyerahan hadiah pemenang Physics Competition yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HIMAFI).

“Kegiatan ini ikut dirangkaikan dengan pembentukan serta pelantikan pengurus HFI cabang Sulteng, serta penyerahan hadiah para pemenang lomba Physics Competition yang diadakan beberapa hari lalu,” ujar Jarnawi.

Dalam sambutannya, Dr Sahrul Saehana MSi selaku koordinator prodi menuturkan, bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk peringatan berdirinya prodi fisika yang ketiga puluh tahun.

“Fisika merupakan salah satu dari tiga prodi pertama yang ada di Untad, dan semakin hari semakin berkembang. Alumni pendidikan fisika sendiri berjumlah dua ribuan dan tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Sahrul.

Sahrul menambahkan bahwa di era disrupsi dengan perubahan yang luar biasa, keilmuan fisika harus lebih dikembangkan, khususnya pada pembangunan di Indonesia maupun Sulteng.

“Era disrupsi membuat perubahan yang begitu pesat. Sehingga, potensi fisika yang begitu besar harus lebih dikembangksan pada pembangunan, khususnya di provinsi kita, Sulawesi tengah,” kata Sahrul.

Diakhir sambutan Sahrul berharap agar seminar yang diadakan dapat memberi manfaat bagi seluruh peserta, baik itu mahasiswa maupun dosen Prodi Pendidikan Fisika. Adr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here