Rumuskan Visi dan Misi baru Faperta Prioritaskan Penyediaan IPTEKS dan Inovasi Pertanian

Ket foto: pemberian materi oleh Prof Muhardi, mengenai penyusunan VMTS (Foto: Vivi/MT)

Rabu (04/12) – Menyambut perubahan visi, misi, tujuan dan strategi (VMTS) Universitas Tadulako (Untad) 2020-2045, yang akan dipublikasikan pada Januari 2020 mendatang, Fakultas Pertanian (Faperta) menggelar workshop perumusan VMTS baru. Berencana menjadi terdepan dalam penyediaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni (IPTEKS) dan inovasi di bidang pertanian, bertempat di Ball room Hotel Santika Palu, Faperta melibatkan berbagai stakeholder-nya dan menghadirkan salah 1 Asesor BAN PT (Badan Akrditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Dekan Faperta, Dr Ir Muhardi MSi, mengungkapkan bahwa perumusan perubahan VMTS Faperta tersebut, dilakukan guna merespons perubahan VMTS Untad. Ia menuturkan, workshop tersebut dilakukan guna mendapatkan masukan dan memberi ruang bagi para stakeholder Faperta dalam menyampaikan aspirasinya.

“Sebenarnya rumusan VMTS ini dilakukan tidak lain karena VMTS yang sebelumnya sudah habis waktunya, lalu juga VMTS universitas yang baru, sudah selesai disusun. Jadi, begitu universitas sudah membuat VMTS yang baru, mau tidak mau kita juga harus ikut perubahannya, karena VMTS fakultas merupakan turunan dari universitas, yang tentunya disesuaikan juga dengan bidang ilmu di fakultas masing-masing. Untuk merumuskan VMTS baru, maka kami  adakanlah workshop ini, untuk menampung sebanyak mungkin konsep-konsep dari semua stakeholder, sehingga mereka juga terlibat langsung dalam perumusan VMTS fakultas kami,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadirkan salah satu Asesor BAN-PT, Prof Dr Ir Muhardi MSi, untuk berbagi pengetahuan tentang pentingnya penyusunan VMTS fakultas yang komprehensif dan benar dalam rangka akselerasi akreditasi yang unggul. Dalam materinya Prof Muhardi menyampaikan, VMTS fakultas harus bersinergi, serta mendukung pengembangan prodi dengan data implementasi yang konsisten. Ketua LP3M Universitas Lampung itu juga menambahkan, VMTS Fakultas juga harus mencerminkan VMTS universitas yang memayunginya.

Pada kegiatan tersebut, selain dosen S1 dan S2, pegawai dan birokrasi di Faperta, turut terlibat pula mahasiswa dan alumni Faperta, serta unsur DPRD kota Palu, DPRD Sulteng, Dinas Pertanian dan Perkebunan kota dan provinsi, Badan Penanggulangan Bencana, Badan Meteorologi dan Geofisika, Universitas Muhammaddiyah, Universitas Alkhairat dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Tolitoli. Dr Ir Zainuddin PhD selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, para stakeholder diajak untuk memberikan masukan agar Faperta dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan SDM (sumber daya manusia) Indonesia maupun dunia.Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here