Harapkan Peningkatan Kualitas Publikasi, LPPM Gelar Workshop

Ket. foto: pemberian materi pengelolaan Jurnal oleh Andri Pranolo SKom MSc (Foto: Dok. Panitia Penyelenggara)

Rabu (15/01) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar workshop pengelolaan jurnal bagi seluruh pengelola jurnal di lingkup Universitas Tadulako (Untad). Kegiatan yang diikuti 100 pengelola jurnal tersebut, berlangsung di ruang rapat LPPM, dan dihadiri  editorial jurnal bertaraf internasional, Andri Pranolo SKom MSc, sebagai pembicara.

Ketua LPPM, Dr  Muh Rusydi H MSi, mengatakan workshop tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan indeks jurnal di Untad. Ia berharap kehadiran Andri Pranolo SKom MSc, akan memberikan pencerahan bagi pengelolaan jurnal di Untad.

Workshop tentang jurnal ini, dilakukan terkait dengan upaya peningkatan indeks di SINTA (Sscience and  technology index) dan Scopus. Kami berharap suatu waktu ada jurnal di Tadulako ini yang bisa masuk di SINTA 2 atau SINTA 1, kalau perlu terindeks scopus, karena kita lihat jurnal-jurnal kita belum ada yang masuk ke sana, walaupun sudah ada beberapa yang masuk di SINTA 3. Jurnal kita sudah bagus, tetapi kita butuh bekerja keras lagi sehingga, kita menghadirkan orang-orang dari luar, agar kita bisa mendapatkan sharing bagaimana jurnal kita ke depan. Pak Andri Pranolo ini merupakan penilai jurnal untuk akreditasi jurnal di kementrian,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan, LPPM kini mulai mengembangkan jenis jurnal yang dikelola lembaga tersebut. Ia pun berharap, pengelolaan jurnal di Untad dapat mengikuti jejak jurnal yang dikelola sang pemateri.

“Di lembaga ini memang kita sudah punya jurnal pengabdian. Sekarang kita juga sudah mulai membangun dua jurnal lain, yaitu jurnal saintek dan jurnal humaniora. Jurnal kita sudah langsung kita buat dalam bahasa Inggris, sehingga bisa go internasional. Oleh karena jurnal ini baru dibangun, kami berharap pemateri bisa membantu kita bagaimana membangun jurnal yang bagus kedepan. Nah, kalau cuma LPPM kan masih kurang, jadi kami berpikir lebih baik kami mengundang semua pengelola jurnal di Untad. Alhamdulillah Pak Andri mau membantu kita, jurnal beliau baru dua tahun dibangun sudah bisa terindeks scopus, mudah-mudahan bisa kita ikuti,” harapnya.

Ketua panitia, Dr Ir Anita Ahmad Kasim SKom MCs, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menyambut visi Untad yang ingin bertaraf internasional. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong peningkatan publikasi jurnal Untad.

“Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kualitas publikasi di Untad. Karena Untad ini kan ingin bertaraf internasional, dengan ini kita sambut. Kebetulan di LPPM ini kami membuka satu pusat pengembangan, yaitu pusbang diseminasi dan pengembangan. Nah, salah satu tugasnya itu melakukan diseminasi, jadi semua hasil penelitian dan pengabdian dipublikasi melalui jurnal-jurnal yang ada di Untad. Maka kemudian kami lakukan workshop, agar bagaimana jurnal-jurnal tersebut bisa terindeks seperti yang ada di Perguruan Tinggi lain. Harapannya kualitas publikasi yang ada di Untad ini bisa meningkat, kemudian jurnal-jurnal yang ada juga bisa terindeks di SINTA maupun di Scopus,” pungkasnya. Vv