KKN Angkatan 89, LPPM Sediakan 1600 Kuota

Ket foto: Ketua LPPM, Dr Muh Rusydi H MSi (Foto: dok. Humas Untad)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tadulako (LPPM Untad) telah membuka pendaftaran kuliah kerja nyata (KKN) angkatan 89. Pendaftaran online KKN telah dibuka sejak Senin, 13 Januari 2020 dengan kuota 1600 mahasiswa.

Ketua LPPM, Dr  Muh Rusydi H MSi, saat ditemui di ruangannya pada Rabu (15/01) mengatakan untuk persyaratan dan mekanisme pendaftaran KKN kali ini tidak mengalami perubahan. Akan tetapi, LPPM melakukan sedikit perubahan dalam mekanisme penilaian.

“Untuk pendaftaran tidak ada yang berubah, kami tetap mengacuh pada silabus. Syaratnya harus minimal 100 SKS, sudah membayar UKT (uang kuliah tunggal) dan sudah ber-KRS (Kartu Rencana Studi). Tetapi untuk penilaiannya nanti, termasuk pemasukan laporan mahasiswa dan penilaian DPL kami sudah tambahkan fitur di KKN itu, sehingga sekarang semuanya akan disatukan di sistem online,” tuturnya.

Ia melanjutkan, dalam KKN kali ini Untad menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Donggala, sehingga KKN yang dilaksanakan di wilayah Donggala akan diselaraskan dengan program Pemda tersebut. Ia berharap dapat terjadi sinergitas antara kampus dan Pemda, sehingga KKN dapat memberi dampak yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Dipelaksanaan KKN kali ini, kami ada kerja sama dengan Pemda Donggala, sehingga akan kami sinergikan dengan program-porogram yang ada di PEMDA Donggala. Kami beharap KKN tidak hanya untuk pencapaian kurikulum, mahasiswa dapat A atau B begitu saja. Tetapi kami berharap bahwa KKN bisa memberi impact-impact yang lebih baik di masyarakat,” harapnya.

Di hari yang sama, Sri Sugiarti Ningsi SE MSi selaku kepala tata usaha LPPM menyampaikan bahwa KKN angkatan 89 akan dilaksanakan di 3 kabupaten, yaitu Sigi, Donggala dan Parigi untuk mahasiswa kampus utama, serta Morowali dan Tojo Una-una untuk mahasiswa Untad di wilayah tersebut. Ia pun menyampaikan, KKN angkatan ini akan dilaksanakan pada 10 Februari mendatang.

Admin KKN tingkat LPPM, Asnawir SKom MM, mengatakan bahwa mekanisme pendaftaran KKN dilakukan secara ofline di tingkat fakultas, kemudian dilanjutkan dengan pendaftran online di tingkat Universitas, yang saat ini tengah berlangsung. Ia menambahkan, untuk KKN angkatan 89 disediakan kuota 1600 mahasiswa dengan rentang waktu hingga 30 Januari.

“Proses pendaftaran offline yang dilakukan di fakultas tujuannya untuk melakukan pendataan seberapa besar mahasiswa yang direncanakan untuk mengikuti KKN. Setelah itu kami membuka pembayaran di bank yang sudah dimulai hari senin (13/01), sekaligus pendaftaran online. Kami juga sudah membuka pemilihan lokasi, kami buka berdasarkan kuota lokasi sekitar 1600 mahasiswa sampai tanggal 30 Januari, karena tanggal 3 sudah pembekalan. Tapi kita lihat, mana yang lebih dulu, kalau lebih dulu memenuhi kuota itu yang kita ikuti,” imbuhnya. Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here