Memasuki Semester Baru, Mahasiswa Semester Akhir Rencana Penyelesaian Studi

Ket. Foto: Randi mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah FKIP angkatan 2016. (Foto: dok. Pribadi)

(16/01) – Memasuki semester baru, sejumlah mahasiswa semester akhir Universitas Tadulako (Untad) mulai sibuk mempersiapkan Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, hingga menyusun skripsi.

Liburan telah usai, awal tahun 2020 merupakan semester yang cukup berat bagi mahasiswa-mahasiswa Untad angkatan 2016 dimana mereka dihadapkan dengan KKN, Magang, dan Skripsi. Dalam menghadapi hal tersebut, beberapa mahasiswa telah membuat rencana agar bisa mencapai target yang diinginkan.

Misalnya Randi, mahasiswa program studi (Prodi) pendidikan sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengungkapkan bahwa memasuki semester ini ia sibuk menyusun proposal dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa mendapat hasil yang memuaskan.

“Persiapan memasuki perkuliahan semester baru harus benar-benar siap jasmani dan rohani, dan juga ilmu-ilmu yang didapatkan di semester-semester sebelumnya harus dipelajari dengan baik.. Sehingga di semsester ini kita mendapatkan titik sasaran yang cukup baik dan memuaskan, dan di semester ini saya sedang tahap proposal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan dalam tahap proposal ini hal yang paling penting adalah memahami dengan baik judul penelitian yang diangkat dan metode yang akan digunakan.

“Kalau persiapan tahap proposal itu sekarang saya harus benar-benar tahu judul dengan penelitian yang akan dikaji, metode yang saya gunakan harus sesuai dengan penelitian, dan juga bagaimana teknik dalam pengelolaan data. Sehingga pencapaian proposal dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Suparman Wakidi mahasiswa Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad menuturkan memasuki semester ini akan memprogramkan KKN dan ia menargetkan untuk ikut KKN Nusantara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Persiapan saya di semester 8 ini adalah harus KKN, dan program KKN yang saya ikuti dan saya tunggu selama beberapa bulan ini adalah KKN Nusantara. Yang mana tuan rumahnya adalah Sulawesi Tengah dan akan diikuti oleh beberapa Universitas yang ada di Indonesia. Sebenarnya program KKN untuk angkatan 2016 sudah di buka dari KKN 86. Namun, saya baru memprogramkan di semester ini. Karena kemarin-kemarin bertepatan dengan kegiatan beasiswa di Semarang dan kegiatan Kemenpora di Manado yang saya ikuti,” tuturnya.

Di akhir wawancara ia menyampaikan bahwa pengalaman juga merupakan hal yang tidak kalah penting dari lulus tepat waktu. Ia percaya bahwa pengalaman juga akan mengantarkan orang pada kesuksesan dan cara orang memandang kelulusan itu berbeda-beda.

“Menurut saya lulus tepat waktu itu tiap orang berbeda-beda, ada yang cepat lulus atau cumlaude dengan persiapan yang sudah jauh-jauh hari dia lakukan. Ada yang tidak mengejar cumlaude tapi pengalaman yang paling penting. Dan saya orangnya percaya bahwa pengalaman juga akan mengantarkan kita pada suatu kesuksesan, dan saya percaya kita semua akan lulus juga pada waktunya,” tutupnya. AW