Mengawali Musyawarah Besar Ke-24, LDK UPIM UNTAD Gelar Talkshow

Ket. Foto: Wandi A Latoko saat memaparkan materi (Foto: Junaidi/MT)

Jum’at (27/12) – Bertempat di gedung Islamic Center, Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Islam Mahasiswa (LDK UPIM) Universitas Tadulako (Untad) Menggelar Talkshow dengan tema “Membangun Peradaban Bangsa dari LDK”.

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Musyawarah Besar (Mubes) ke-24 tersebut dihadiri Dr Muhammad Khairil SAg MSi selaku pembina LDK UPIM Untad, serta ketua-ketua Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) yang ada di Untad dan alumni pengurus LDK UPIM.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Dr Khairil mengapresiasi atas usaha yang dilakukan oleh para panitia dan pengurus LDK UPIM dalam mensyiarkan kebaikan. Ia berharap para pengurus LDK UPIM bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya.

“Secara pribadi, saya mengapresiasi usaha adik-adik panitia serta pengurus LDK UPIM yang sudah berlelah-lelah dalam mensyiarkan nilai-nilai kebaikan khususnya di lingkungan kampus Universitas Tadulako. Apapun bentuk kegiatan yang adik-adik buat, sebagai seorang pembina saya pasti mendukung. Saya berharap adik-adik pengurus LDK UPIM tidak hanya hebat dalam berorganisasi, tetapi juga hebat dalam hal akademik. Sehingga kalian bisa menjadi contoh yang baik untuk mahasiswa lainnya,” ujarnya.

Ketua panitia, Fahril Nasir menuturkan bahwa tema yang diusung pada kegiatan ini dilatarbelakangi oleh peran pemuda dalam perkembangan bangsa ini. ”Saya bersama rekan-rekan panitia lainnya mengusung tema Membangun Peradaban Bangsa dari LDK pada kegiatan ini, karena pada dasarnya peradaban bangsa tidak lepas dari perjuangan para pemuda. Maka, sebagai aktivis dakwah yang notabene adalah pemuda, mestinya memikirkan bersama bagaimana membangun peradaban bangsa yang lebih baik, tentunya harus sesuai dengan aturan-aturan yang ada dan tidak menyalahi norma-norma dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutur Fahril.

Dalam penyampaian materinya, Wandi A Latoko, Ketua Puskomda Sulteng, selaku narasumber pada kegiatan talkshow tersebut menjelaskan bahwa pemuda yang bercita-cita untuk membangun peradaban bangsa haruslah berkualitas.

“Jika pemuda khususnya teman-teman yang tergabung di LDK ingin membangun peradaban bangsa yang lebih baik lagi, harus mempunyai kualitas dan tentunya harus berkarakter. Maka, sudah mestinya dipikirkan dan diperjuangkan bersama bagaimana caranya  agar kader-kader LDK itu bisa berkualitas. Untuk terciptanya kader-kader LDK yang berkualitas, minimal mereka harus mempunyai akhlak yang tegar, wawasan yang luas, etos kerja yang tinggi, taat beribadah, tertata urusannya, mampu bekerja, serta bisa bermanfaat bagi yang lainnya,” jelas wandi yang juga pernah menjabat ketua LDK UPIM. Jn