Mubes HIMATER XXX Ketua Demisioner: “Jadi Pemimpin Harus Tangguh”

Ket. Foto: Prosesi penyerahan secara simbolis jabatan ketua lama (kanan) kepada ketua yang baru (kiri) (Foto: dok. Panitia Penyelenggara)

Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMATER) Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN) Universitas Tadulako (UNTAD) akhirnya melaksanakan agenda Musyawarah Besar (MUBES) yang ketiga puluh pada Kamis s.d Minggu (09-12/01), di gedung Islamic Center UNTAD.

Melalui serangkaian pemilihan, Abdul Mastur angkatan 2017 terpilih sebagai nahkoda baru HIMATER periode 2020. Selaku ketua terpilih ia mengatakan bahwa dirinya akan memberikan yang terbaik untuk HIMATER dengan mengadakan kegiatan–kegiatan yang bermanfaat bagi mahasiswa peternakan, tentunya dengan kerja sama para pengurus HIMATER.

“Saya ingin yang terbaik untuk HIMATER. Kedepan saya akan menciptakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi mahasiswa peternakan dan masyarakat. Nah untuk mencapai itu, saya sebagai ketua terpilih memiliki visi yaitu meningkatkan eksistensi HIMATER. Hal ini dapat kami laksanakan melalui misi yakni melaksanakan program kerja yang berkesinambungan seperti mengadakan pelatihan untuk melatih skill mahasiswa peternakan. Selain itu, berhasilnya sebuah program kerja, tentunya dengan kerja sama seluruh pengurus himpunan,” jelas Abdul.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa progres yang akan ia lakukan kedepan adalah  sosialisasi terkait ilmu peternakan kepada masyarakat secara menyeluruh.

“Progres saya kedepan bagaimana agar sosialisasi terkait dengan peternakan di masyarakat lebih menyeluruh dan bermanfaat. Tujuan utamanya yaitu melalui kegiatan pengabdian. Dengan harapan kegiatan ini dapat bermanfaat kepada mahasiswa peternakan khususnya dan masyarakat pada umumnya,” tambah Abdul.

Sementara itu, Ansaril selaku demisioner ketua umum berharap agar pemimpin yang baru dapat membaca kekurangan pemimpin sebelumnya untuk dijadikan pembelajaran. Selain itu, ia juga berharap program kerja yang diadakan kedepan harus sesuai dengan teknologi dan profesi peternakan.

“Harapan saya agar pemimpin yang baru bisa membaca kekurangan pada pemimpin sebelumnya agar dijadikan suatu pembelajaran. Saya juga berharap, ketua baru ini nantinya dapat mengadakan program kerja seiring perkembangan teknologi dan profesi dalam hal ini adalah ilmu peternakan. Dan juga memimpin kader kader-kader HIMATER menjadi sarjana peternakan yang siap pakai,” ujar Ansaril.

Terakhir, Ansaril memberi pesan kepada ketua baru, bahwa sebagai ketua atau pemimpin, sudah selayaknya tangguh dan menjadi manusia yang mampu mendengarkan saran para anggota.

“Pesan saya untuk ketua umum yang baru agar kiranya bisa menampung serta menerima aspirasi dari semua anggota. Ketua umum harus kuat mental, berani mengambil resiko, dan terakhir jadilah pemimpin yang berakhlak serta bertanggung jawab,” pesannya. Rin