Musyawarah Besar Kaktus ke-28, Ketua Demisioner Harap Merambah Kancah Nasional dan Internasional

Ket. Foto: Prosesi penyerahan secara simbolis jabatan ketua lama (kiri) kepada ketua yang baru (kanan) (Foto: dok. Panitia penyelenggara)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanggar Seni Kaktus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) baru saja menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-28, pada Sabtu s.d Minggu (11-12/01) bertempat di Kantor Kelurahan Talise, Kota Palu.

Kegiatan Mubes kali ini meliputi pembacaan tata tertib, Laporan Pertanggung Jawaban kepengurusan (LPj), pembahasan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta dilanjutkan dengan pemilihan ketua Sanggar Seni Kaktus periode selanjutnya.

Dalam agenda pemilihan ketua baru, Afrianto Katili mahasiswa Ilmu Komunikasi 2017 terpilih sebagai nahkoda sanggar seni Kaktus periode 2020-2021. Ditemui reporter Media Tadulako, Afrianto menuturkan hal yang menjadi alasan untuk naik sebagai ketua adalah ingin membuat sanggar seni Kaktus menjadi lebih baik lagi dalam menghasilkan karya ke depannya.

“Pastinya ingin membuat Kaktus lebih baik lagi di masa yang akan datang. Namun di luar itu semua, ada banyak pengalaman yang saya dapatkan selama 2 tahun berproses di sanggar seni ini. Pengalaman-pengalaman itulah yang akan saya coba kembangkan dan terapkan dalam kepengurusan saya di periode ini,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan akan ada berbagai program menarik yang akan dilaksanakan dalam periode kepemimpinannya. Ia pun berharap Kaktus akan selalu menjadi wadah mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitas mahasiswa khususnya dalam lingkup FISIP.

“Intinya akan ada berbagai macam hal menarik yang akan coba kami lakukan di kepengurusan ini. tentunya saya punya harapan kepada sanggar ini agar bisa seperti Kaktus yang tetap tumbuh walaupun tanpa air di tengah gurun sekalipun,” ungkap ketua terpilih.

Pada kesempatan yang sama, ketua sanggar seni Kaktus periode sebelumnya,  Indi Indriyani Ahmad  juga berharap di bawah kepemimpinan yang baru, Kaktus bisa menjadi UKM seni yang bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional serta menghasilkan lebih banyak karya seni yang kreatif.

“Semoga Kaktus bisa lebih eksis lagi dalam kegiatan nasional maupun internasional, juga bisa menghasilkan karya seni garapan baru untuk penikmat seni serta bisa menjaga silatuhrahmi kepada pegiat seni di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu,” harapnya.

Diakhir wawancara ia juga berpesan kepada ketua Kaktus yang baru agar bisa menjadi pemimpin yang baik untuk semua orang dan kalangan pegiat seni di dalam maupun di luar kampus Untad. AW

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here