Prospek Pekerjaan Lulusan Fapetkan dan Faperta, Dekan Angkat Bicara

Ket.Foto: Dekan FAPETKAN (Kiri), Prof Ir Burhanudin Sundu MSc Ag PhD (Dok.Foto: untad.ac.id)
Ket. Foto : Dekan FAPERTA Dr Ir Muhardi MSi (kanan) (Dok.Foto: untad.ac.id)

Fakultas Pertanian (FAPERTA) dan Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN), merupakan dua pilihan fakultas dari tiga belas fakultas yang ada di Universitas Tadulako (Untad). Namun, tak jarang masih banyak orang yang kerap kali belum mengetahui prospek pekerjaan dari dua fakultas tersebut.

Ditemui awak Media Tadulako, Dekan FAPERTA Dr Ir Muhardi MSi di ruangannya pada Rabu (09/01) menuturkan bahwa ada banyak prospek pekerjaan yang dapat digeluti berkaitan dengan bidang ilmu pertanian.

“Ada banyak prospek pekerjaan dari pertanian, diantaranya tenaga pertanian, teknisi bidang mekanisasi pertanian, maupun menjadi wirausaha di bidang pertanian,” tuturnya.

Muhardi menjelaskan, selain profesi yang bergelut di bidang pertanian, lulusan FAPERTA juga dapat terjun ke profesi lain diluar track seperti bidang ekonomi.

“Ada banyak alumni pertanian yang sekarang sudah kerja di bank, menjadi jurnalis, karyawan swasta dan bahkan pengusaha. Namun umumnya lulusan kami berwirausaha,” jelasnya.

Wirausaha adalah salah satu profesi yang diharapkan dari alumni, mengingat studi pertanian amat luas dan erat kaitannya dengan wirausaha.

“Pertanian memiliki banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan, contohnya usaha untuk memenuhi bahan suplai ke Morowali, memberi peluang usaha wirausaha pertanian di bidang pangan dan sandang. Apalagi selama perkuliahan fokus kewirausahaan terus dikembangkan, baik dalam mata kuliah maupun program magang,” ujar Dr Muhardi.

Senada dengan Dekan FAPERTA terkait wirausaha, Dekan FAPETKAN Prof Ir Burhanudin Sundu MSc Ag PhD menuturkan bahwa, alumni FAPETKAN sebagian besar begerak bidang usaha peternakan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Alumni FAPETKAN khususnya di Sulteng merupakan wirausaha di bidang peternakan, karena sector ini memiliki ruang yang cukup besar untuk melakukan eksplorasi usaha,” tuturnya.

Burhanudin menjelaskan bahwa prospek pekerjaan dari FAPETKAN amatlah luas dan besar, melihat kebutuhan yang akan selalu meningkat setiap harinya.

“Selama manusia masih membutuhkan pangan, seperti sapi, ayam dan lain sebagainya, maka prospek usaha peternakan akan semakin berkembang dan terus dibutuhkan,” jelasnya.

Diakhir wawancara Prof Burhanudin mengatakan bahwa, semua sektor pekerjaan yang digeluti, selama mau berjuang, fokus dan bekerja keras pasti akan berhasil.

“Tidak ada garansi keberhasilan di semua sektor pekerjaan yang digeluti. Semuanya perlu kerja keras dan perjuangan. Karena itu, yang menjadi garansi dari keberhasilan adalah diri sendiri, bukan latar belakang pendidikan,” tutupnya. Adr