Talkshow Darma Wanita Persatuan UNTAD Optimalkan Peran Ibu Di Era Milenial

Ket foto: Foto bersama pemateri dan DWP Untad usai talkshow (Foto: Vivi/MT)

Jumat (20/12)- mengusung tema “Peran Ibu Terhadap Pendidikan Anak di Era 4.0”, Darma Wanita Persatuan Universitas Tadulako (DWP Untad) laksanakan talkshow peringatan hari Ibu. Bertempat di Auditorium Kedokteran Untad, kegiatan tersebut diisi oleh Imelda Liliana Muhidin selaku tokoh perempuan Sulawesi Tengah (Sulteng) dan  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Drs Irwan Lahace.

Ketua Panitia, Ir Siti Ahra Muhardi melaporkan bahwa tema tersebut menunjukkan peran penting ibu dalam mendidik anak di era milenial, guna menghasilkan generasi yang berkualitas dan menjadi kebanggaan bangsa. Ia mengatakan, diharapkan kegiatan tersebut dapat mempererat tali kekeluargaan, baik di lingkungan keluarga maupun di DWP Untad.

Dra Harningsi selaku ketua DWP Untad, menyampaikan bahwa ibu merupakan tiang dari suatu negara, olehnya perannya sangat diperlukan. Ia berharap, agar seorang ibu tidak hanya mampu menjadi penasehat, tetapi juga teladan bagi anak-anaknya.

“Hari Ibu merupakan penghargaan presiden Soekarno atas peran perempuan dalam perjuangan kemerdekaan. Seorang ibu atau wanita diibaratkan sebagai tiang negara. Jika rusak wanita, maka akan rusak juga negara. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan peran ibu dalam keluarga. Ibu sebagai mercusuar sumber cahaya utama  di dalam rumah tangga, tetapi cepat atau lambat sinarnya akan redup jika tanpa didukung oleh seorang ayah dalam mengasuh, mengasihi serta mengasah kemampuan intelektual dan pembentukkan karakter anak. Semoga kita menjadi orang tua yang tidak hanya memberi nasehat, tetapi juga sebagai contoh teladan yang baik bagi perkembangan kepribadian anak,” harapnya.

Membuka kegiatan tersebut, Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP mengatakan, era milenial merupakan sebuah tantangan bagi para ibu dalam mendidik anak. Menurutnya, di era yang serba digital ini, peran ibu sangat dibutuhkan dalam pendidikan karakter dan moral bagi anak-anak, yang merupakan penerus bangsa.

Dalam materinya di talkshow tersebut, Imelda Liliana Muhidin menyampaikan, bahwa seorang ibu juga harus mampu menguasai teknologi dalam perannya mendidik anak-anak milenial. Ia pun menjelaskan bahwa ibu harus mampu menjadi sahabat bagi anak-anaknya.

“Kita harusnya mengajarkan anak-anak kita di zamannya, bukan di zaman kita. Kita sebagai orang tua harus update dengan dunia digitalisasi yang semakin menggila ini, bagaimana kita membentengi anak-anak kita dengan semua perangkat teknologi yang semakin canggih, sehingga mau tidak mau kita harus belajar. Kita juga harus bisa menjadi sahabat bagi mereka, usia 0-5 tahun adalah waktu paling berharga buat dekat dengan anak-anak,” jelasnya.

Ia pun menuturkan, pemberian asi ekslusif dan bekal keagamaan serta tidak membeda-bedakan hak dari setiap anak merupakan hal penting dalam pembentukan karakternya. Setiap anak memiliki minat dan bakatnya masing-masing yang harus didukung dan dihargai.Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here