Untad Beri Huntara Gratis Bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

Ket. Foto: Hunian Sementara (Huntara) (Foto: Nabila/MT)

(Senin, 1/01) – Universitas Tadulako (Untad) berikan Hunian Sementara (Huntara) gratis bagi Mahasiswa yang terdampak bencana 28 september 2018. Huntara yang berlokasi di kompleks perumahan dosen tersebut berjumlah 56 kamar, dimana Mahasiswa yang berhak menerima Huntara gratis tersebut adalah Mahasiswa yang terdampak langsung bencana khususnya yang mengalami kerusakan pada tempat tinggalnya. Untad nantinya akan menerima 200 lebih Mahasiswa yang mendaftar untuk mendapatkan huntara gratis.

Haliandi SS MHum PhD, selaku sekretaris P3K2 (Pusat Pembinaan dan Pengembangan kegiatan KeMahasiswaan) menuturkan bahwa Huntara gratis ini diserahkan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk Mahasiswa yang mengalami kerusakan pada rumahnya. Pihak Untad sebelumnya memohon maaf karena terbilang lambat dalam menyerahkan huntara gratis ini dikarenakan kementrian PUPR baru menyerahkan Huntara ini dua bulan yang lalu.

“Huntara itu dipersiapkan untuk mahasiswa yang terdampak bencana terutama yang rumahnya rusak akibat gempa, dan pihak Untad memohon maaf atas keterlambatan, karena memang dua bulan lalu baru diserahkan oleh Kementrian PUPR kepada Untad,” tuturnya.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan Huntara gratis adalah Mahasiswa wajib untuk membawa fotocopy Kartu Mahasiswa yang aktif, slip SPP terakhir, Surat keterangan dari RT setempat dan mengisi biodata yang diberikan. Semua persyaratan di serahkan langsung ke ruang P3K2 (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Kegiatan Mahasiswa) Gedung Rektorat lantai 2.

Huntara gratis juga disediakan untuk Mahasiswa yang berasal dari Papua, terkhusus Mahasiswa penerima beasiswa ADIK Papua. Dimana mereka bisa dengan langsung untuk mendaftarkan diri. Tidak ada batas semester untuk mendapatkan Huntara gratis, cukup membawa apa yang menjadi persyaratan, mengingat bahwa kamar yang disediakan masih terbatas.

“Mahasiswa kita banyak yang terdampak bencana, kita ingin semua Mahasiswa terdampak bencana dapat memiliki huntara itu namun Huntara yang diserahkan oleh kemetrian PUPR hanya tersedia hanya 56 kamar dan akan dihuni oleh 236 Mahasiswa, dimana perkamar bisa menampung 4 orang Mahasiswa,” tambahnya.

Kondisi Huntara yang akan menjadi hunian bagi Mahasiswa terdampak bencana memiliki fasilitas berupa listrik yakni per kamar satu meteran listrik dan kipas angin. Ditambah fasilitas seperti lapangan bola sebagai sarana untuk Mahasiswa bisa berolahraga.

Ebet, salah satu Mahasiswa yang berasal dari Papua mengungkapkan bahwa pemberian Huntara ini adalah langkah yang sangat tepat, mengingat bahwa belum adanya asrama yang dibangun untuk mereka.

“Menurut saya pemberian Huntara untuk Mahasiswa penerima beasiswa ADIK Papua sangat bagus, karena tidak adanya asrama untuk kami, saya pikir Huntara ini adalah salah satu cara untuk mengurangi beban biaya yang ada pada kami,” ungkapnya. NB

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here