Fapetkan Rayakan Dies Natalies Ke-7

Ket. Foto : Suasana sesi pemotongan tumpeng oleh Dekan Fapetkan (Foto: Ryan Muhamad, S.Ak/Humas Untad)

Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN) Universitas Tadulako (Untad) Merayakan Dies Natalis Ke-7 bertajuk “Eksistensi FAPETKAN Untad di Era Milenial”, pada Kamis (30/01) bertempat di halaman Gedung Dekanat FAPETKAN Untad.

Di hari jadi Fapetkan yang ke-7 tahun ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Koordinator Presidium Ikatan Alumni Untad, Kepala-kepala Biro, Dharmawanita Untad, Pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Pihak Dinas Pertanian Sulteng, serta dosen-dosen dan mahasiswa Fapetkan.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr Hj Lukman Nadjamudin MHum dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas segala pencapaian yang dilakukan oleh Fapetkan.

“Tentunya saya sangat mengapresiasi atas presatasi dan segala pencapaian yang sejauh ini dilakukan oleh Fapetkan. Kami bangga dengan program yang sekarang sedang dijalankan oleh Fapetkan yaitu penggemukan sapi di Desa Sibalaya. Kita berharap program penggemukan sapi ini terus berjalan sehingga bisa dirasakan manfaatnya dan menjadi contoh bagi orang-orang yang menjalankan program yang sama di tempat lain. Ini juga merupakan bagian dari upaya merespon perpindahan ibukota negara. Sebab dengan adanya perpindahan ibukota negara tentu akan bertambah kebutuhan-kebutuhan termasuk daging, khususnya sapi,” tutur Dr Lukman.

Di akhir sambutannya, Dr Lukman berharap semoga kedepannya Fapetkan semakin jaya dan selalu siap untuk berkompetisi di bidang peternakan dan juga perikanan.

Ketua Panitia, Dr Ir Yohan Rusiyantono MSi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa  perayaan Dies Natalis tahun ini dibuat berbeda dengan tahun kemarin.

“Perayaan Dies Natalis kali ini kita buat berbeda dengan tahun kemarin. Kali ini lebih kita tampakkan lagi perayaannya dengan mengadakan beberapa rangkaian agenda seperti seminar ilmiah, dan lomba-lomba serta ramah tamah yang diikuti oleh dosen serta mahasiswa Fapetkan. Walaupun berbeda konsep perayaannya, namun satu hal yang kita harapkan bersama yaitu meningkatnya rasa kebersamaan antara dosen dan mahasiswa. Sehingga Fapetkan bisa lebih maju ke depannya,” ungkap Dr Yohan yang juga menjabat sebagai ketua penjaminan mutu di Fapetkan.

Sementara itu, Prof Ir Burhanudin Sundu MSc Ag PhD, selaku Dekan Fapetkan dalam sambutannya berharap agar Fapetkan menjadi fakultas yang mampu bersaing dan unggul di wilayah regional asia.

“Dies natalis kali ini kami mengusung tema Eksistensi Fapetkan Untad di Era Millenial. Kami ingin menyampaikan ke masyarakat kampus bahwa Fapetkan memiliki visi yaitu unggul di wilayah asia. Kami berharap di era millenial ini Fapetkan tidak hanya mampu bersaing pada skala nasional saja, tetapi juga harus mampu bersaing dan unggul di wilayah regional Asia. Kami selaku dosen akan berusaha untuk mencetak sarjana-sarjana yang bisa berkiprah di Asia dan mampu menyesuaikan diri dengan lajunya arus globalisasi di era millenial ini,” harap Prof Burhanudin. Jn

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here