Mahasiswa Fisip Untad Raih Juara 3 Pada Lomba Debat Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kota Palu

Ket. Foto: Foto bersama mahasiswa pemenang lomba dan pendamping, (kiri-kanan) Syadila Syahrul, Meylin Sarabiti, Nurul Kartika SIP, dan Nawir A lamanda. (Foto: Fisip Untad)

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tadulako (Untad) raih juara tiga pada lomba debat tingkat Perguruan Tinggi (PT) mahasiswa se-Kota Palu, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam kegiatan KPU Goes To Campus (Sosialisasi tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Tahun 2020) yang dilaksanakan pada Senin-Selasa (09-10/03) bertempat di Audiotorium Kampus IAIN Palu.

Nurul Kartika SIP, Selaku pendamping peserta pada lomba tersebut mengungkapkan pihak Fakultas sangat mengapresiasi kemenangan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa kemenangan itu tentunya tidak lepas dari usaha, dukungan, dan doa dari berbagai pihak.

“Tentu pihak Fakultas sangat mengapresiasi dan bahagia serta bangga atas prestasi yang ditorehkan dalam lomba yang diadakan oleh KPU Sulteng, dan terima kasih juga kepada seluruh pihak yang turut mendukung dan mendoakan, sehingga para peserta ini bisa menjadi juara dalam lomba tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap bahwa kemenangan ini bisa menjadi pemicu bagi mahasiswa Fisip lainnya agar termotivasi untuk turut mengukir prestasi pada lomba-lomba di bidang yang sama atau bidang lainnya. Ia juga berpesan pada pemenang lomba tersebut terus belajar sehingga bisa mengharumkan lagi nama Fakultas dan Universitas di masa yang akan datang.

“Harapannya kemenangan ini dapat menjadi hal yang memotivasi mahasiswa Fisip lain untuk bisa berpartisipasi pada lomba-lomba ke depannya, baik pada bidang lomba debat maupun lomba-lomba di bidang lain sesuai minat mereka masing-masing. Kemudian untuk pemenang lomba debat ini bisa belajar lebih giat lagi agar bisa membawa dan mengharumkan nama Fakultas dan Untad ke depannya,” harap Nurul.

Sementara itu Nawir menuturkan bahwa persiapan yang mereka lakukan dalam menghadapi lomba itu memerlukan waktu selama seminggu, persiapan itu meliputi diskusi sesama tim, mencari materi terkait mosi yang diberikan, serta belajar melalui video debat di Internet.

“Persiapan kami itu selama 1 minggu, kami berlatih dan berdiskusi sesama tim debat, mencari materi terkait mosi atau kisi-kisi yang diberikan serta kami belajar dari video youtube terkait gaya Speech orang saat tampil berdebat,” tuturnya.

Kemudian ia berharap dilomba-lomba yang akan datang ia dan timnya serta mahasiswa Untad lain dapat meraih prestasi baik di lomba tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional. FHA/AW

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here