Bantu Tenaga Medis Sebagai Garda Terdepan, BEM FK Untad Donasikan APD

Ket. Foto: Pemberian APD oleh anggota BEM FK (Foto: Dok. Narasumber/Alif)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Tadulako (Untad), bekerja sama dengan beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di lingkungan FK, dalam pengadaan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) untuk dibagikan ke beberapa puskesmas dan rumah sakit, pada Kamis (30/03).

Alif Parampasi selaku ketua BEM FK mengungkapkan, bahwa kerja sama ini dilakukan dengan beberapa lembaga kemahasiswaan yang ada di FK Untad, diantaranya TBM AXIS, AMSA, FKI ASSYIFA, PMK FAITH, dan Sanggar Seni AORTA.

“Kerja sama yang kami lakukan dalam bentuk pengumpulan donasi dalam bentuk uang maupun APD, baik dari lembaga, mahasiswa, maupun alumni Ikatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, yang kemudian kami distribusikan ke tempat-tempat pelayanan kesehatan,” jelas Alif.

APD terdistribusi di 13 puskesmas, diantaranya di Mamboro, Taweli, Pantoloan, Kawatuna, Birobuli, Bulili, Mabelopura, Sanguara, Nosarara, Singgani, Silae, Kamonji, Tipo dan juga ke beberapa dokter dan alumni FK Untad yang bekerja di Rumah Sakit Madani, Undata, Anutapura, Wirabuana, Anuntaloko (Parigi) dan Torabelo (Sigi).

“APD yang kami donasikan berupa Face Shield, Masker n95, masker surgical, nurse cap, handsanitizer 100 ml, raincoat, dan sepasang sepatu boots,” tuturnya.

Sementara itu Dea Alifah salah seorang anggota BEM menuturkan bahwa ke depannya akan ada follow Up yang dilakukan, berupa pemantauan dalam penyaluran fasilitas kesehatan yang telah diberikan.

“Untuk sekarang kami hanya melakukan pemantauan mengenai distribusi dari donasi, tetapi rencananya kami akan adakan gelombang kedua, dalam hal ini berupa penyerahan bingkisan/ parcel dengan isi snack, vitamin, dan APD lainnya,” tuturnya.

Dea Alifah berharap agar melalui bantuan ini, para tenaga medis sebagai garda terdepan dapat terlindungi dan tercukupi kebutuhannya. Selain itu masyarakat bisa menjadi lebih aware dengan membatasi penyebaran Covid-19.

“Semoga melalui kegiatan ini para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19 ini kebutuhannya dapat terpenuhi. Semoga masyarakat semakin banyak juga yang mengerti bahwa betapa pentingnya untuk menjaga kesehatan dan menghindari penyebarluasan Covid-19, dan juga semoga pandemi ini segera berakhir,” tutupnya. Adr