Diskusi Digital Komphas Untad, Corona Beri Dampak Positif Bagi Lingkungan

Ket. Foto: Vifkran Sidik Ahmad, Ketua Umum Komphas (Foto: Dok. Panitia )

(Senin, 13/04) – Komunitas Pemerhati Satwa (Komphas) Universitas Tadulako (Untad) sukses gelar diskusi digital bertajuk “Covid-19, Lingkungan dan Manusiamelalui aplikasi virtual zoom. Diskusi tersebut dihadiri sejumlah akademisi Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Untad.

Vifkran Sidik Ahmad selaku Ketua Umum Komphas Untad menuturkan alasan mengangkat tema tersebut karena melihat Covid-19 bukan hanya membawa dampak buruk pada kehidupan, namun juga membawa dampak positif, terutama pada lingkungan.

“Kami berinisiatif membuat diskusi digital menggunakan tema tersebut dengan alasan, agar kita semua bisa sadar bahwa sisi lain selain dampak buruk yang ditimbulkan, Covid-19 juga memiliki dampak baik. Sebagai contoh aktivitas manusia seperti kegiatan industri yang justru selama ini memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sudah berkurang, hasilnya adalah polusi menjadi berkurang,” tutur Vifkran.

Lebih lanjut, Ia  menambahkan secara tidak langsung Covid-19 berkontribusi terhadap turunnya kandungan emisi karbon di udara, hal tersebut karena kebijakan lockdown di beberapa tempat yang memaksa aktivitas industri penghasil limbah gas berhenti beroperasi.

“Dengan adanya lockdown, dalam hitungan beberapa hari saja telah membawa dampak yang sangat berpengaruh terhadap lingkungan atau bumi. Kita ketahui beberapa negara menghasilkan gas nitrogen. Kita bisa bayangkan kalau negara tersebut terus menerus melakukan aktivitas, lalu bagaimana dengan bumi ke depannya,” jelasnya.

Sementara itu, pada diskusi tersebut, Afin sebagai moderator mengatakan bahwa beberapa dosen yang turut hadir berdiskusi memberikan saran terkait keberlanjutan kegiatan diskusi seperti itu. Tujuannya adalah agar mahasiswa tidak berhenti untuk melakukan diskusi meski keadaan pandemi seperti saat ini.

“Beberapa dosen memberikan saran, salah satunya adalah dosen pembina yang mengatakan agar kegiatan diskusi online lebih sering dilakukan. Bahkan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (Wadek Bima) Fapetkan sendiri memberikan apresiasi yang luar biasa atas terlaksananya kegiatan diskusi digital ini,” terang Afin. NZN