Untad Tempati Posisi Pertama Pada Jambore Statistika ke-IX

Ket. Foto: Moh Said Jalil dan Muhammad Akriyaldi Masdin (Foto: Dok. Pribadi Narasumber)

Jumat-Minggu (13-15/03) – Harumkan nama Untad, Muhammad Akriyaldi Masdin dan Moh Said Jalil Mahasiswa Program Studi (Prodi) Statistika Angkatan 2017, Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako (Untad) raih juara pertama dalam Lomba Pekan Analisis Statistika pada Jambore Statistika ke-IX FMIPA di Universitas Mulawarman (Unmul), Kalimantan Timur.

Akriyaldi menyampaikan bahwa dalam perlombaan tersebut ada beberapa tahap yang harus mereka jalani, yaitu tahap penyisihan, pengerjaan soal, dan presentasi. Ia juga mengungkapkan  rasa bangganya karena bisa bersaing dengan peserta dari banyak Universitas yang ada di Indonesia dan berhasil menorehkan prestasi.

“Proses yang kami jalani yaitu tahapan penyisihan berupa pengerjaan kasus statistika, dan tahap final yaitu pengerjaan soal mata kuliah statistika seperti Statistika Matematika, Statistik Non Parametrik, Analisis Multivariat, Analisis Runtun Waktu, dan Analisis Regresi. Kemudian presentasi terkait kasus di babak penyisihan yaitu Model Regresi Spasial untuk data jumlah kelahiran Kabupaten atau Kota di 4 Provinsi Pulau Kalimantan Tahun 2018. Pada saat pengumuman juara kami tak menyangka bisa memperoleh Juara 1, muncul kebanggaan tersendiri karena bisa lebih unggul dari banyak peserta dari berbagai Universitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa Ia dan rekan se-timnya bersyukur atas dukungan dari berbagai pihak sehingga mampu mengharumkan nama Untad di kancah Nasional, Ia juga berpesan agar mahasiswa di Jurusannya bisa meneruskan perjuangan di Jambore selanjutnya.

“Alhamdulilah kami mendapat dukungan dari pihak Jurusan, Fakultas, dan Untad. Hal tersebut sangat membantu, sehingga kami bisa membawa harum nama Untad. Semoga prestasi ini menjadi berkah dan untuk mahasiswa statistika lainnya bisa meneruskan perjuangan ini di Jambore Statistika selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Moh Said menuturkan bahwa dengan mengikuti kegiatan seperti itu akan mampu mengembangkan kreativitas mahasiswa di bidang kepenulisan. Kemudian, kegiatan semacam itu bisa menjadi tempat untuk membuktikan bahwa Mahasiswa Untad memiliki potensi yang tidak kalah bersaing dengan Universitas-universitas yang ada di Indonesia.

“Dengan kegiatan kepenulisan seperti  ini, bisa menjadi salah satu proses pengembangan diri dalam bidang kepenulisan. Serta sebagai ajang untuk membuktikan bahwa mahasiswa Untad mampu bersaing, bisa membanggakan almamater kampus, dan Untad lebih dikenal luas lagi,” tuturnya. Er