Program Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana UNTAD Gelar Sidang Terbuka Melalui Meeting Zoom

Di Tengah Pandemi Covid-19, Program Doktoral Bidang Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Tadulako (Untad) gelar promosi Doktor Ilmu Sosial kepada Faizal Stambuk B103 16 001 dengan judul disertasi “Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif Jenjang Pendidikan Menengah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah”. Kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa (09/06) Pukul 10.00 WITA melalui aplikasi meeting Zoom.
Dalam Surat Keputusan (SK) Sidang promosi tersebut, tim pelaksana ujian yang dibentuk yaitu Prof Ir Merry Napitupulu MSc PhD sebagai Ketua, Dr H Slamet Riadi MSi selaku Sekretaris, Prof Dr Fakhri Kahar MSi selaku Penguji Tamu, Dr Muhammad Khairil SAg MSi, Dr Nawawi Natsir MSi, dan Dr H Nasir Mangngasing MSi MSi selaku Penguji Anggota, serta Prof Dr Ir H Muhammad Basir SE MS ASEAN Eng selaku Promotor, Dr Hasbullah MSi dan Dr Muhammad Nur Ali MSi selaku Ko-Promotor.
Prof Basir yang bertindak sebagai promotor dalam penyampaiannya mengungkapkan rasa syukur dan juga terima kasih kepada seluruh tim penguji atas proses pelaksanaan Sidang Terbuka Program Doktoral Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Tadulako.
“Sebagai Promotor, saya turut bangga dan bahagia, juga tentu rasa syukur yang sangat besar kepada Allah SWT, atas terlaksananya ujuan promosi hari. Ditengah kondisi kita yang sedang mengalami musibah, tidak menyurutkan spirit untuk tetap dan terus berbuat dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Walau dalam segala keterbatasan ruang, melalui aplikasi zoom kita tetap harus optimis dan tidak mudah menyerah”, harap Prof. Basir.
Dalam kesempatan yang berbeda, Prof Merry yang juga bertindak sebagai ketua Tim Penguji mengungkapkan apresiasi atas ujian Promosi Dr Faizal pada bidang ilmu Sosial. Ia juga menyampaikan bahwa sekarang Program Pascasarjana Program Studi (Prodi) di Doktoral Ilmu Sosial menjadi Prodi yang diminati banyak kalangan.
“Tentu kita bangga dan penuh syukur dengan selesainya satu lagi Doktor pada Bidang Ilmu Sosial. Saya juga sebagai ketua tim penguji sangat mengapresiasi hasil penelitian Dr Faizal. Sekarang S3 Ilmu Sosial Untad sudah menjadi Prodi yang diminati berbagai kalangan, baik pendidik maupun praktisi. Saatnya Prodi mempertahankan mutu dan meningkatkan layanan agar para lulusan menjadi corong untuk promosi Untad khususnya S3 Ilmu Sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia berharap Dr Faizal bisa bekerja sama dengan berbagai pihak agar bisa menerapkan penelitiannya dan bisa menjadi agen perubahan untuk sekolah inklusif di Kota Palu.
“Harapan saya Dr Faizal menjadi agen perubahan untuk sekolah inklusif di Kota Palu. Tentu harus bekerja sama dengan berbagai pihak supaya hasil penelitiannya aplikatif, tidak bisa sendirian untuk menerapkan kebijakan. Dr Faizal sangat berpengalaman di bidangnya dan berharap beliau akan memberikan dampak yang baik untuk kemajuan sekolah inklusif di Kota Palu,” harap Prof Merry. AW