Menindaklanjuti Arahan Rektor, Warek Biduk Himbau Masuk Untad Harus Lebih Selektif

Ket. Foto: Warek Biduk Untad, Dr Muhammad Nur Ali MSi (Foto: Dok. FISIP Untad)

Menindaklanjuti Arahan Rektor Universitas Tadulako, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (Warek Biduk), Dr Muhammad Nur Ali MSi keluarkan himbauan untuk perketat keamanan akses masuk Untad, pada Selasa (16/06).
Dr Muhammad Nur menyebutkan bahwa kebijakan ini dikeluarkan karena melihat situasi saat ini, kemudian melihat dari meningkatnya jumlah Civitas Akademika yang masuk ke Untad.
“Akses masuk kampus pada hari ini Selasa 16 Juni 2020 ketat selektif, karena sesuai informasi dari media, OTG di Kota Palu masih terus ditemukan, dan melihat dari situasi pintu gerbang Untad pada hari Senin (15/06) kemarin yang padat merayap maka hal ini perlu diwaspadai demi keamanan kita bersama,” ujarnya
Kemudian, dalam himbauan tersebut, Satuan Pengamanan Untad perlu memperhatikan beberapa poin, yakni tetap melakukan pengukuran suhu sesuai dengan protokol kesehatan, meminta surat keterangan tertulis atau bukti koordinasi mengenai tugas yang akan dilakukan di dalam kampus kepada Mahasiswa Untad.
“Dimohon kepada Satuan Pengamanan Untad untuk tetap melakukan pengukuran suhu sesuai protokol kesehatan yang ada, bagi yang dicurigai kesehatannya, tidak dibolehkan masuk kampus. Sampai hari ini belum ada kegiatan akademik yang terjadwal di dalam kampus, karena itu mahasiswa yang tidak jelas tujuannya tidak diizinkan masuk kampus,” ucapnya
Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa Pimpinan Fakultas harus mengeluarkan surat keterangan atau koordinasi langsung dengan Satuan Tugas Pengamanan Untad melalui pesan grup Whatsapp yang sudah dibuat, jika ada tugas yang harus menghadirkan Mahasiswa di dalam kampus.
“Dimohon Bapak atau Ibu Dekan dari Fakultas masing-masing, jika ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa atau tugas lain yang menghadirkan mahasiswa di dalam kampus, mohon dibekali surat keterangan tertulis atau berkoordinasi dengan Satuan Tugas Pengamanan via komunikasi langsung atau media WhatsApp Grup. Himbauan ini akan menyesuaikan dengan perkembangan selanjutnya, dan kepada semua pihak dimohon pemaklumannya” tutur Warek Biduk Untad tersebut.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad, Prof Dr Muhammad Khairil SAg MSi mengungkapkan sesuai arahan Warek Biduk Untad, layanan akademik FISIP Untad akan tetap dilakukan secara online. Kemudian apabila ada hal yang mendesak untuk masuk Untad, maka Mahasiswa bisa mengajukan alasan ke pihak Fakultas untuk diberikan izin masuk ke dalam kampus.
“Sesuai dengan arahan Warek Biduk, kami telah bersepakat dengan security atau keamanan kampus bahwa seluruh layanan akademik dilakukan via online. Kecuali ada hal yang mendesak dan harus masuk kampus untuk melakukan pelayanan secara langsung maka silahkan mengajukan permohonan atau semacam mengirim pesan kepada kami dan akan kami pertimbangkan tentang kelayakannya agar kemudian bisa diberikan Izin. Kami juga akan tetap menggunakan standar kesehatan yang ada,” ungkapnya. AW