Wisuda Ke 101 Untad, Ketua Senat Harapkan Pandemi Tidak Menghalangi Cita-cita

Ket. Foto: Ketua senat, Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS (Foto: Ryan Muhamad S.Ak/Humas Untad)

Di tengah pandemic Covid-19, Universitas Tadulako (Untad), tetap laksanakan perhelatan Wisuda ke 101 secara daring dengan 1611 wisudawan, yang dirangkaikan dengan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa, dan Penerimaan Anggota Dewan Profesor, bertempat di depan gedung Rektorat, pada Kamis (18/06).

“Kami sebenarnya dari seluruh anggota senat, memiliki harapan yang tinggi agar wisuda 101 kali ini, kita dipertemukan dalam ruang, namun dibalik harapan itu, ada harapan yang lebih besar yang diturunkan Tuhan yaitu pandemic Covid-19, sehingga harapan itu harus mengalah,” ungkap Prof Dr Ir  Muhammad Basir SE MS, selaku ketua senat, dalam sambutannya.

Ia menambahkan sekalipun ada jarak, namun hati tak akan terpisahkan karena ruang yang berbeda, dan bisa tetap melanjutkan cita-cita, karena cita-cita tak boleh berhenti hanya karena pandemi Covid 19.

Ket. Foto: Rektor UNTAD Prof Dr Ir Mahfudz MP saat mewisuda secara simbolis (Foto: Ryan Muhamad S. Ak/Humas Untad)

Senada dengan itu, dalam pesan almamater yang disampaikan, Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP, meyakini secara fisik kita tidak dapat berinteraksi langsung, tapi yakin bahwa hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dalam acara wisuda hari ini.

“Kini di masa darurat Covid 19, dimana seluruh kampus di dunia, berupaya untuk beradaptasi dengan pandemi tersebut, termasuk Untad, yang harus menyesuaikan mengacu pada kebijakan dari KEMENDIKBUD, yakni perguruan tinggi wajib melakukan pembelajaran daring, hal ini merupakan hal yang sangat bijak, dimana mengutamakan kesehatan dan keselamatan bagi masyarakat perguruan tinggi,” tuturnya.

Karena hal itu, Rektor mengungkapkan suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, sistem pembelajaran daring harus dilaksanakan. Dimana Untad harus mempersiapkan segala hal, mulai dari infrastruktur jaringan, serta pada media-media pembelajaran yang memerlukan koneksi jaringan internet.

“Walau begitu, ada juga dampak positif dari sistem pembelajaran daring. Seperti, orang tua mahasiswa dapat melepas kerinduan, karena anaknya belajar di rumah, dan lebih dari itu, orang tua tidak lagi berkewajiban mentransfer uang,” jelas Rektor.

Terlepas dari masalah Covid 19, Rektor Untad mengucapkan selamat pada seluruh wisudawan ke 101, serta berharap, agar insan-insan Tadulako yang diwisuda kali ini, tetap memiliki tekad dan semangat yang kuat untuk menyongsong masa depan.

“Yakinlah badai pasti berlalu. Faktor utama yang menentukan keberhasilan dan kesuksesan adalah bukanlah IPK, melainkan mentalitas dalam kompetisi, serta aktualisasi dan skill dari pengalaman yang di dapatkan, yang dapat diimplementasikan pada masa depan,” tuturnya.

Di wisuda hari ini, juga dirangkaikan dengan orasi ilmiah, dalam rangka penerimaan anggota Dewan Profesor Untad, oleh Prof Dr Ir Muhammad Yunus MP, dari Fakultas Pertanian dengan judul “Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu serta implementasinya di era teknologi industry 4.0.

“Pada umumnya petani di Indonesia lebih menyukai mengendalikan hama dan penyakit tanaman dengan menggunakan pestisida kimia sintetik, pestisida dipilih petani karena sangat efektif dalam mengendalikan hama dan penyakit sehingga sangat menggembirakan,” jelasnya.

Namun demikian ia menjelaskan, bahwa penggunaan pestisida secara terus menerus, lambat laun akan merugikan masyarakat luas karena memiliki dampak negative yang besar, seperti terjadinya peristiwa resistensi resurgent munculnya hama sekunder, pencemaran lingkungan, dan ledakan populasi hama.

“Solusi dalam menangani hal tersebut adalah, dengan menerapkan strategi pengendalian hama dan penyakit terpadu, atau PHT, berbagai komponen PHT yang dapat dipadukan adalah, pengendalian secara mekanik, pengendalian secara hayati, serta pengendalian secara kimiawi,” ungkapnya. Adr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleHello world
Next articleHello world