Manfaatkan Media Sosial di Masa Pandemi, Sanggar Seni Kaktus Hadirkan Castura

Ket. Foto: Afrianto Katili, Ketua Sanggar Seni Kaktus (Foto: dok. Pribadi Narasumber)

Rabu (03/06) Di tengah pandemi Covid-19, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanggar Seni Kaktus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) manfaatkan media sosial dengan membuat konten Castura  (Cast Notutura) yang dapat dilihat melalui akun Instagram Sanggar Seni Kaktus.

Prof Dr Muhammad Khairil SAg MSi selaku narasumber Castura sekaligus Dekan FISIP mengapresiasi usaha Sanggar Seni Kaktus dalam memanfaatkan media sosial sebagai wujud kreatifitas melalui konten Castura.

“Saya baik secara pribadi ataupun mewakili institusi sebagai Dekan FISIP, tentu apapun bentuk kreatifitas mahasiswa akan kami apresiasi dan dorong bahkan kami upayakan untuk fasilitasi. Kreatifitas dalam Castura ini saya sebut sebagai insting seni yang sangat kreatif dan sesuai dengan tuntutan kondisi kita. Juga bisa menjadi bagian dari solusi untuk membangun sebuah kesadaran pentingnya sehat dan terhindar dari Covid-19,” tutur Dr Khairil.

Pada kesempatan yang sama, Afrianto Katili selaku ketua umum Sanggar Seni Kaktus mengungkapkan arti dari Castura adalah konten voice over yang berisi informasi unik dan menarik yang disampaikan oleh narasumber.

“Castura itu singkatan dari Cast Notutura. Cast dalam bahasa Inggris berarti peran. Sedangkan Notutura dalam bahasa Kaili yaitu bercerita. Jadi Cast Notutura merupakan sebuah konten voice over atau sejenis dengan podcast dimana ada narasumber yang bercerita tentang suatu pembahasan yang kita angkat pada konten tersebut. Entah itu tentang seni, tentang isu sosial, tentang hiburan atau lainnya yang kita harapkan bisa memberikan informasi unik dan menarik selama #dirumahaja,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, ide terbentuknya konten Castura akibat terbatasnya ruang gerak Sanggar Seni Kaktus dalam berkreasi.

“Idenya langsung dari teman-teman Sanggar Seni Kaktus. Di tengah pandemi tentunya menjadi kendala besar bagi kami organisasi yang berbasis kesenian. Karena disetiap kegiatan yang kami laksanakan pasti melibatkan banyak orang dan menimbulkan keramaian. Untuk itu, teman-teman ingin membuat kegiatan namun sejalan dengan peraturan pemerintah yaitu #dirumahaja,” tambahnya.

Senada dengan Afrianto, Gift selaku koordinator Desain Grafis mengatakan bahwa pembuatan Castura bertujuan untuk menghibur dan memberikan informasi kepada seluruh followers instagram Sanggar Seni Kaktus yang sedang menjalani anjuran pemerintah untuk tetap berada #dirumahaja.

“Jadi selama #dirumahaja banyak orang yang beraktivitas melalui media sosial. Nah disinilah Castura muncul dalam memanfaatkan media untuk menghibur teman-teman dan memberikan informasi melalui instagram Sanggar Seni Kaktus. Konten Castura memberikan informasi mengenai apa saja yang unik kepada followers kaktus atau pada pengguna instagram pada umumnya,” terang Gift. Rin