Peduli Dampak Covid-19, Persomi Untad Lakukan Program Bakti Sosial

Ket. Foto: Pemberian bantuan oleh anggota Persomi FEB Untad (Foto: Dok. Panitia Penyelenggara)

Melalui program Bakti Sosial yang bertajuk “Mewujudkan Kasih dan Sukacita terhadap Sesama”, Persekutuan Oikumene Mahasiswa Kristen (Persomi) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) bagikan 24 paket sembako kepada anggota Persomi dan 38 nasi dos kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, pada Senin (01/06).

Darmawan Uthama Manitu selaku ketua umum Persomi FEB Untad menjelaskan bahwa bakti sosial merupakan program kerja tahunan yang akan diadakan di Desa Soi. Namun, berhubung tahun ini terjadi pandemi, maka bakti sosial ditujukan kepada anggota Persomi dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Bakti sosial adalah program kerja yang selalu dilaksanakan Persomi setiap tahunnya. Disini kami berbagi sedikit apa yang kami miliki kepada yang lebih membutuhkan. Tetapi karena terjadi Covid-19, pelaksanaan program kerja menjadi terhambat. Namun, kegiatan ini tetap kami laksanakan dengan mekanisme yang berbeda dari sebelumnya. Untuk mekanisme sebelumnya itu kami akan ke Desa Soi Kabupaten Sigi, tetapi kami rubah mekanismenya yaitu kami membantu teman-teman mahasiswa yang masih dalam lingkup internal Persomi berdasarkan kriteria yang ada, serta memberikan bantuan kepada masyarakat prasejahtera,” jelasnya.

Ia menuturkan, tujuan bakti sosial ini adalah membangun kepedulian lingkungan yang diaplikasikan melalui pengabdian masyarakat. Ia pun berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban yang membutuhkan walau jumlah bantuan yang diberikan tidak seberapa.

“Tujuan bakti sosial yaitu pertama, kami membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui pengabdian kepada masyarakat. Kedua, berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sesama. Kami berharap dari bantuan yang seadanya ini bisa meringankan beban saudara-saudara kami. Mungkin yang kami berikan itu tidak seberapa, tapi ketika itu kita berikan dengan niat yang tulus dan ikhlas, itu pasti akan sangat berguna bagi kelangsungan mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Silva Devira Parenta selaku ketua panitia Bakti Sosial Persomi 2020 mengatakan pelaksanaan bakti sosial tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan. Ia pun mengungkapkan rasa senangnya karena bisa melayani orang banyak sesuai dengan motto  Persomi.

“Dalam pelaksanaanya, kami tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Menggunakan masker dan juga berjaga jarak. Karena bagi kami, saat ini adalah saat dimana orang membutuhkan bantuan kita, dan kita merasa sangat senang karena bisa melayani orang-orang yang membutuhkan diluar sana. Sesuai dengan motto Persomi sendiri yaitu  Melayani Bukan Untuk Dilayani,” ungkapnya.

Ia pun berpesan, dalam situasi seperti ini kita harus tetap melakukan sesuatu yang bermanfaat dan tetap mengutamakan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. Karena kesehatan bersama sudah menjadi kewajiban. Rin

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here