Jelang Penerapan New Normal, Untad Susun Proses Pembelajaran dan Pelayanan Berdasarkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Ket. Foto: Dr Ir Golar SHut MSi, Kepala LPPMP Untad (Foto: dok. Pribadi)

Jumat, (19/06) – Jelang penerapan new normal di Perguruan Tinggi, Universitas Tadulako (Untad) susun perencanaan proses pembelajaran dan pelayanan kampus berdasarkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Penerapan ini ditujukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di dalam kampus selama masa pelaksanaan new normal.

Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Untad,  Dr Ir Golar SHut MSi menyebutkan bahwa untuk program-program yang direncanakan di era new normal akan berada di bawah koordinasi Wakil Rektor (Warek) di masing-masing bidang. Ia juga menyampaikan bahwa Rektor Untad telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Pimpinan di lingkungan Untad dalam rangka persiapan Untad menghadapi era new normal.

“Program-program yang direncanakan meliputi penyiapan perkuliahan menyambut new normal, di bawah koordinasi Warek Bidang Akademik, Tata Kerja ASN di era new normal di bawah koordinasi Warek Bidang Umum dan keuangan, Strategi dan kesiapan pelayanan ASN bidang kemahasiswaan di bawah koordinasi Warek Bidang Kemahasiswaan, serta Kiat Bidang Pengembangan dan Kerja sama menghadapi Kondisi The New Normal di bawah koordinasi Warek Pengembangan dan kerjasama. Kemudian Beberapa waktu lalu, Rektor telah melakukan koordinasi kepada seluruh Pimpinan Fakultas, Lembaga, dan Unit-unit layanan di Untad, dalam rangka penyamaan persepsi dan monitoring kesiapan Untad di dalam menyambut the new normal. Melalui rapat koordinasi tersebut dibentuk pula satuan tugas untuk mengawal persiapan pelaksanaan The new normal,” ucapnya.

Sementara itu, terkait perkuliahan di semester akademik yang baru, Ia mengatakan bahwa Untad akan melaksanakan kegiatan perkuliahan secara online, karena akan mengikuti instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kemudian, Ia menjelaskan apabila ada kebijakan untuk membuka kembali perkuliahan secara tatap muka, maka Untad akan melaksanakan aktivitas dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, agar Untad tidak menjadi kluster baru penyebaran virus Covid-19.

“Rektor telah menginstruksikan bahwa perkuliahan untuk seluruh mahasiswa UNTAD di tahun akademik 2020/2021 dilaksanakan secara full daring. Namun Jika Untad kembali dibuka, tentunya Untad akan menerapkan secara ketat protokol kesehatan, yang selama ini telah berjalan di bawah koordsinasi Tim Siaga Covid-19 Untad. Di setiap Fakultas, dan unit-unit layanan di Untad saat ini telah disiapkan fasilitas cuci tangan, penyediaan disinfektan, sanitasi, masker dan lainnya, baik yang berasal dari bantuan tim siaga Covid-19 maupun yang diadakan secara swadaya oleh tiap-tiap fakultas dan unit-unit layanan. Intinya kita mengupayakan agar di masa the new normal, Untad tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa fasilitas perkuliahan, proses pembelajaran terkait jumlah maksimal orang di dalam ruangan dan waktu pembelajaran akan diatur dengan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.

“Selain itu, akan disiapkan fasilitas-fasilitas tersebut di atas, di sekitar ruang-ruang kuliah dengan jumlah yang memadai. Ruang kelas juga akan diatur, termasuk proporsi jumlah kursi dan ventilasi yang memadai, agar layak digunakan sesuai protokol covid-19. Nantinya, akan diatur proses pembelajaran di kelas, baik berupa pembatasan jumlah mahasiswa untuk tiap kelas, efektifitas waktu kuliah, dan prosedur penggunaan alat bantu pencegah penularan, baik masker maupun faceshield. Untuk waktu pembelajaran akan mengalami perubahan, disaat sekarang ini saja, sudah dilakukan penyesuaian jam pelajaran online, di mana yang awalnya 90 menit, dipadatkan menjadi 60 menit. Hal ini untuk membantu mengefisiensikan penggunaan kuota internet mahasiswa. Tentunya saat skema New Normal diterapkan, akan dilakukan pula pengurangan durasi waktu perkuliahan. Akan diupayakan agar waktu digunakan secara efektif.  Tujuannya agar dapat menunjang penjadwalan ruang dan waktu  perkuliahan secara lebih baik,” tambahnya.

Kemudian, Ia menuturkan di tiap kesempatan Rektor Untad selalu menekankan bahwa selain sarana dan prasarana yang mendukung, keberhasilan penerapan New Normal di Untad juga ditentukan oleh kepedulian Civitas Akademika Untad dalam melaksanakan protokol kesehatan yang ada.

“Di setiap kesempatan pak Rektor mengingatkan kepada unsur pimpinan dan civitas akademika, baik secara lisan maupun di media bahwa keberhasilan penerapan The New Normal di Untad sangat ditentukan oleh kepedulian civitas akademika dalam menerapkan protokol kesehatan. Untad akan terus mengupayakan pencegahannya, dengan menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kampus. Namun, penentu utama keberhasilannya adalah kepedulian dan kedisiplinan tiap insan akademi Untad, untuk membantu penerapan program The New Normal di Kampus tercinta ini,” tutur Ketua LPPMP Untad tersebut.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Untad, Dr Nurdin MSi MKes mengungkapkan bahwa Dosen pengampuh mata kuliah harus menyiapkan materi perkuliahan yang efektif dengan waktu pembelajaran yang terbatas. Ia juga berharap mahasiswa bisa selalu disiplin mengerjakan tugas-tugas yang nantinya akan diberikan dalam perkuliahan daring.

“Melihat pelaksanaan kuliah secara online atau daring yang akan diterapkan di semester akademik yang baru, maka Dosen perlu persiapan materi kuliah yang komunikatif agar mudah diserap mahasiswa. Karena mengingat bahwa waktu perkuliahan akan terbatas untuk menjelaskan materi kuliah secara detail. Saya juga berharap kepada mahasiswa untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan harus memiliki sikap yang ulet untuk menindaklanjuti secara mandiri tugas-tugas yang nantinya diberikan oleh Dosen pengampuh mata kuliah,” ungkapnya. Jnk/AW

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here