Belajar Investasi Lewat Sekolah Pasar Modal Online KSPM

Ket. Foto: Yoel Hartono Honoris, Ketua KSPM FEB (Foto: dok. Pribadi Narasumber)

Rabu (24/06) – Sadarkan pentingnya investasi untuk masa depan, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) adakan Sekolah Pasar Modal Online via Zoom dengan tema “Financial Planning in Quarantine Days”. Kegiatan tersebut diadakan atas kerja sama dengan Pihak Untad, Bursa Efek Indonesia Cabang Sulawesi Tengah (Sulteng), Philip Sekuritas, dan Anakuntad.com sebagai media patner.

Wawancara via whatsapp, Yoel Hartono Honoris selaku Ketua KSPM menuturkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keinginan mahasiswa atau masyarakat akan pentingnya mengenal investasi serta mempunyai perencanaan keuangan sejak sedini mungkin. Ia juga berharap materi yang didaptkan dalam seminar tersebut dapat diaplikasikan oleh mahasiswa.

“Harapan saya dengan adanya kegiatan ini adalah semoga peserta yang mengikuti bisa memahami pelajaran yang didapatkan dan langsung mempraktekkannya di kehidupan nyata demi kebaikan bersama,” harapnya.

Senada dengan Yoel, Mutia selaku sekretaris mengungkapkan bahwa sejak Galeri Investasi FEB Untad bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia dan PT Philip Sekuritas, KSPM menjadi penanggungjawab untuk mengurus segala operasional dan kebutuhan Galeri Investasi yang mana seperti laboratorium, hanya saja berfokus pada aspek pasar modal.

“Dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh Galeri Invesitas tujuannya selalu untuk memasyarakatkan pasar modal di dimasyarakat, entah untuk masyarakat kampus maupun umum. Galeri Investasi memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Bursa Efek Indonesia dalam programnya “Yuk Nabung Saham”,” ungkapnya.

Kemudian ia menambahkan bahwa program “Yuk Nabung Saham” bertujuan untuk meningkatkan tingkat investor domestik agar aset negara tidak dikuasai oleh investor-investor asing.

“Program tersebut bertujuan untuk mendongkrak tingkat investor domestic agar asset dalam negeri kita tidak dikuasai oleh investor asing. Semakin tinggi presentase investor dalam negeri, meningkat pula kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi, terlebih dalam hal pasar modal,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Ia berharap masyarakat dapt memiliki kesadaran akan pentingnya investasi sedini mungkin serta segala resiko dan keuntungan yang akan didapatkan. Ia juga berharap program yang mereka laksanakan dapat sesuai dengan tujuan Galeri Investasi.

“Oleh karena itu, harapannya ingin membantu perekonomian dengan ikut serta menyadarkan masyarakat bahwa ini loh pentingnya investasi, pasar modal dengan segala resiko dan keuntungannya. Melalui kegiatan ini maupan program-program lain yang kami adakan, kami harap dapat menghasilkan output yang sesuai dengan visi dan misi dari Galeri Investasi itu sendiri,” pungkasnya. NSD