Jadi Prioritas, Untad Mendapatkan 3.299 Kuota Bantuan Beasiswa dari Kemendikbud

Ket. Foto: suasana ruangan Warek 3 pada saat live sosialisasi melalu aplikasi Zoom (Foto: panitia Penyelenggara)

Ikuti Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Universitas Tadulako (Untad) berikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 3.299 mahasiswa terdampak pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Warek Bima) Untad, Dr Ir Sagaf MP lewat sosialisasi via Zoom, pada Selasa (07/07).

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat sosialisasi bersama Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen  Dikti)  pada Kamis (02/07). Dr Sagaf menyampaikan bahwa Untad menjadi prioritas dalam bantuan tersebut, karena selain terdampak Covid-19, Untad juga masih terdampak bencana alam 28 September 2018 lalu.

“Dalam rapat daring tersebut kami memberanikan diri untuk menyampaikan sejumlah hal yang menjadi kegelisahan mahasiswa. Alhamdulillah Untad mendapat prioritas terbanyak dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, karena selain terdampak Covid-19, juga masih terdampak bencana alam dua tahun lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa jumlah kuota bantuan yang disediakan akan didistribusikan ke 11 Fakultas di Untad, bantuan didistribusikan secara adil dengan berdasarkan proporsi jumlah mahasiswa dan besar UKT yang dibayar.

“Kuota 3.299 mahasiswa yang diperoleh Untad dikemukakan pada rapat sosialisasi dengan Dirjen Dikti lalu. Setelah kami menyampaikan dengan beberapa pertimbangan, Pak Dirjen langsung menyetujui kuota Untad ini. Bantuan UKT ini sendiri akan didistribusikan ke 11 fakultas di Untad, dilakukan berdasarkan proporsi jumlah mahasiswa di setiap fakultas dan besar UKT yang dibayar, sehingga akan adil,” pungkasnya.

Kemudian, Dr Sagaf menyampaikan terkait persyaratan pengajuan bantuan beasiswa, mahasiswa harus memiliki dan melampirkan dokumen-dokumen yang sudah ditentukan pihak Untad.

“Adapun terkait syarat, bantuan UKT tersebut memiliki syarat utama, yakni memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, memiliki Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Hal ini dilakukan agar semua data terhubung dengan Kementerian Sosial (Kemensos),” tutup Warek 3 Untad

Bantuan UKT ini sendiri diperuntukkan bagi mahasiswa semester 3, 5 dan 7. Adapun kuota per semester, yakni semester 3 sebanyak 668 orang, semester 5 sebanyak 1047 orang dan semester 7 sebanyak 1584 orang. Untuk proses verifikasi dilakukan secara daring di Fakultas masing-masing dan akan dilanjutkan dengan verifikasi tingkat Universitas, bantuan ini sendiri tidak diperkenankan bagi mahasiswa penerima beasiswa lainnya. RR