Memasuki Normal Baru, Untad Tetap Laksanakan Protokol Covid dengan Ketat

Ket. Foto: Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP), Drs Samsumarlin MSi (Foto: Dok. Samsumarlin/Narasumber)

Selasa (23/07) – Menuju tatanan new normal, berbagai aspek tatanan pendidikan mulai kembali dijalankan. Sebagai salah satu perguruan tinggi, Universitas Tadulako (Untad) juga turut menyesuaikan sistem dan tatanan kerja new normal.

Berdasarkan Surat Keputusan, Dr Muhammad Nur Ali MSi, selaku Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (Warek Biduk), menuturkan beberapa bidang yang kemudian akan ditata terkait dengan new normal Untad.

“Beberapa bidang penataan antara lain dalam hal akses masuk kampus, interaksi social, sistem kerja dan proses kerja, penilaian kerja, disiplin pegawai, monev, dan dukungan infrastruktur,” ujarnya.

Dengan ini disampaikan bahwa produktivitas kerja dalam penyelenggaraan tugas-tugas struktural, pelaksana teknis dan pendukung lainnya, serta tugas-tugas fungsional dalam memberi pelayanan agar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan mengacu pada sistem dan tata kerjaa normal baru Untad.

Senada dengan itu, Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP), Drs Samsumarlin MSi, menuturkan bahwa pelaksanaan tatanan normal baru, telah dilakukan Untad sejak bulan April, dengan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas), Covid-19.

“Sebelum menuju tatanan normal baru, Untad sudah bekerja sejak April dengan dibentuknya satgas Covid 19 oleh Rektor dengan empat divisi, baik dalam penanganan, pencegahan, sosialisasi, dan mempersiapkan diri. Karena hal itu saat adanya tatanan normal baru, Untad sudah siap,” tuturnya.

Samsumarlin mengungkapkan, terkait dengan layanan kepada mahasiswa saat ini, belum ada perintah untuk memperbolehkan mahasiswa untuk masuk dalam kampus, dan pelaksanaan semester ganjil tahun 2020/2021 masih dilakukan secara daring.

“Untuk mahasiswa, dalam pengurusan berkas baik itu berkas ujian, maupun berkas lainnya, segala pengurusannya masih dilakukan secara daring,” katanya.

Kegiatan para pegawai ataupun tenaga kependidikan juga tetap menerapkan protokol Covid-19 yang ketat, dalam pelaksanaan tatanan normal baru, baik dalam bentuk rapat, maupun koordinasi.

“Segala kegiatan symposium, seminar, bimbingan mahasiswa, ujian skripsi, maupun tesis dilakukan dalam bentuk virtual. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi klaster atau kasus sehingga harus berdisiplin untuk mematuhi seluruh anjuran pemerintah,” katanya.

Diakhir wawancara, Samsumarlin berharap agar situasi dan kondisi dapat membaik. Sehingga segala sesuatu dapat dilaksanakan seperti sedia kala. Adr