Peduli Terhadap Lingkungan, HMTS Untad Gelar Webinar Green Concrete

Ket. Foto: Suasana pelaksanaan Webinar HMTS di aplikasi Zoom (Foto: Rina/MT)

Bertajuk  “Build Sustainable Development Through Civil Engineering Innovation”, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Tadulako (Untad) sukses gelar webinar Green Concrete yang dihadiri 176 peserta dari berbagai daerah melalui aplikasi Zoom Meeting, pada Sabtu (20/06).

Webinar tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fatek Untad, Dr Eng Ir Andi Rusdin ST MT MSc. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa dalam kondisi pandemi kita harus selalu semangat belajar. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada panitia dan pengurus HMTS atas terselenggaranya webinar ini.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa karena kondisi Covid ini kita tidak bisa punya pilihan selain melakukan aktivitas yang terbatas. Sehingga semua kegiatan dilakukan dengan daring seperti kegiatan ini. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan akademik. Walaupun demikian kita harus tetap berusaha untuk belajar. Karena kalau kita menyia-nyiakan waktu, tentu kita akan rugi. Nah saya pun berterima kasih kepada panitia dan pengurus HMTS yang telah melakukan kegiatan ini. sehingga bisa menambah pengetahuan bagi mahasiswa Teknik Sipil,” ucapnya.

Senada dengan Dekan Fatek, Dr Kusnidar A Chauff ST MT, Ketua Jurusan Teknik Sipil Untad mengapresiasi kinerja seluruh panitia dan pengurus dalam penyelenggaraan webinar. Ia menyampaikan bahwa apa yang dilakukan HMTS sejalan dengan tugas dan fungsi Teknik Sipil dalam kurikulum akademik non tulis yaitu kegiatan yang mengasah softskill mahasiswa.

“Saya kira ini adalah langkah yang baik bahkan menurut saya ini 3 langkah lebih maju dari ekspetasi saya. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa. Saya sangat apresiatif terhadap apa yang saudara-saudara lakukan. Didalam tugas dan fungsi Teknik Sipil itu adalah menyelenggarakan kurikulum akademik. Didalam kurikulum akademik itu tidak semuanya tertulis. Ada yang dimaksud dengan softskill yang terbentuk dari keseharian saudara sebagai mahasiswa. Salah satu bentuk softskill itu seperti yang saudara lakukan sekarang ini,” pungkasnya.

Webinar ini menghadirkan Ir Andi Arham Adam ST MSc PhD IPM Wakil Dekan Bidang Akademik Fatek sekaligus sebagai narasumber webinar. Dalam pemaparan materinya, ia menjelaskan betapa pentingnya green concrete atau beton hijau terhadap lingkungan.

Green concrete atau beton hijau merupakan beton yang ramah terhadap lingkungan. Menggunakan sedikit energy dalam produksinya dan menghasilkan lebih sedikit CO2 . Kenapa kita harus bicara tentang green concrete sekarang? Pertama karena natural drivers. Yang kedua tuntutan didorong oleh kondisi alam, global warming. Dan terakhir kita dihadapkan pada limited resources. Jadi sumber daya itu sekarang sudah mulai terbatas karena penggunaannya yang sangat besar dan manusia yang menggunakannya semakin bertambah. Contohnya adalah air, energi dan tanah,” jelasnya.

Terakhir ia menambahkan bahwa concrete/beton hanya salah satu material dari sekian banyak green (hijau/ramah lingkungan). Karena setelah air, beton adalah bahan yang paling banyak digunakan didunia. 2 kali lebih banyak dari plastik,baja, alumunium dan kayu. Rin

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here