Webinar Ekonometrika Banyak Dilirik Oleh Mahasiswa Semester Akhir Agribisnis Untad

Ket. Foto : Narasumber (Foto : Dok. Panitia penyelenggara)

Senin (22/06) – Salah satu alumni Agribisnis Universitas Tadulako (Untad) bekerja sama dengan Himpunan Sosial Ekononomi Pertanian (Himasep) Untad, menggelar webinar dengan tema “Aplikasi Ekonometrika dalam Penelitian Sosial Ekononomi Pertanian dan Agribisnis”. Webinar tersebut dilaksanakan melalui aplikasi virtual google meet dan dihadiri oleh sejumlah mahasiswa S1 Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis dari berbagai Universitas.

Alumni Agribisnis Untad, Adnan Putra Pratama SP MSc Magister Candidate Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada, mengatakan bahwa topik ekonometrika sangat berkaitan dan aplikatif untuk mahasiswa khususnya mahasiswa Agribisnis. Terlebih pada momen pandemi Covid-19 saat ini, sejumlah mahasiswa kesulitan mengambil data di lapangan.

“Saya memilih topik ekonometrika, karena  topik tentang Covid-19. kesehatan, dan ketahanan pangan itu sudah banyak dilaksanakan oleh forum lain. Jadi saya memilih topik ini karena berkaitan dan aplikatif untuk teman-teman bisa gunakan, terutama teman-teman yang sedang penelitian atau semester akhir. Apalagi momen saat pandemi covid-19 seperti sekarang, agak sulit mobilitas di lapangan untuk mengambil data primer, jadi akses di lapangan mungkin sulit sehingga penelitian data sekunder mungkin bisa jadi solusi bagi yang kesulitan mengambil data di lapangan.,” jelas Adnan.

Lebih jauh, Adnan mengatakan bahwa pembahasan ekonometrika di bangku perkuliahan itu tidak semuanya diajarkan. Sehingga topik ekonometrika sangat menarik untuk dibahas sekaligus membagi perspektif bersama mahasiswa.

“Topik ekonometrika cukup menarik dan saya ingin mencoba membagi perspektif dengan teman-teman. Karena apa yang dipelajari tentang ekonometrika di bangku perkuliahan sebenarnya itu hanya sebagian kecil dari poin-poin yang diajarkan.,” terangnya.

Adnan berharap agar skripsi mahasiswa kedepannya lebih bervariasi, karena metode ekonometrika itu memiliki berbagai model analisis. Sehingga skripsi mahasiswa tidak hanya topik-topik itu saja.

“Kedepannya teks atau skripsi mereka lebih bervariasi, tidak hanya sekadar topik-topik itu saja, karena analisis metode ekonometrika itu punya model-model analisis. Kalau selama ini mungkin yang paling sering didengar atau digunakan regresi linear berganda, sementara masih banyak model analisis lainnya yang masih kurang digunakan oleh adik-adik khususnya di Fakultas Pertanian Agribisnis Untad,” tuturnya.

Imade Yogi Prasada SP MSc, Asisten Peneliti Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada, menjelaskan tentang simulasi olah data menggunakan software e-views. Penjelasannya didokumentasikan oleh panitia dan dapat diakses pada aplikasi youtube dengan judul, Aplikasi Ekonometrika dalam Penelitian Sosial Ekononomi Pertanian dan Agribisnis.

“Excel yang sudah kita save di dropbox, kita cek terlebih dahulu datanya sebelum kita input ke e-viewsnya. Data cross section adalah yang langsung diambil dari lapangan berdasarkan hasil wawancara,” jelas Yogi. NZN

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here